Tetapkan KURI Parung, Rudy Susmanto Ungkap Jasa Bupati - Wabup Bogor Sebelumnya
Klinik Pratama Rawat Jalan Parung berdasarkan Perbup nomor 46 Tahun 2025, naik status menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, ID - Klinik Pratama Rawat Jalan Parung berdasarkan Perbup nomor 46 Tahun 2025, naik status menjadi Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung.
Selain ada Instalasi Gawat Darurat (IGD), Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung bisa merawat 20 pasien dan ditunjang fasilitas kesehatan lainnya.
Bupati Bogor Rudy Susmanto yang ditemani Wabup Jaro Ade dan sejumlah Kepala SKPD, menuturkan pembangunan Klinik Utama Rawat Inap Parung dibangun di zaman Bupati Ade Yasin - Wabup Bogor Iwan Setiawan dengan anggaran Rp96,3 miliar yang sumber anggarannya dari Pemprov Jawa Barat
"Saya dan Jaro Ade bukan yang membangun Klinik Utama Rawat Inap (KURI) Parung, kami hanya melanjutkan dari Klinik Pratama Rawat Jalan menjadi KURI Parung," tutur Rudy Susmanto kepada wartawan, Selasa, 23 Desember 2025.
Rudy Susmanto menuturkan bahwa KURI Parung akan dilanjutkan pembangunan hingga bisa meningkat lagi statusnya menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).
Selain insfrastruktur bangunan, dimana dalam perencanaan ada tiga gedung utama. Juga dibutuhkan alat kesehatan dan tenaga kesehatan.
Karena membutuhkan biaya yang sangat besar, maka sumber pembiayaannya tidak cukup dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor, tetapi juga membutuhkan APBD Provinsi Jawa Barat dan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).
"Kelanjutan insfrastruktur bangunan KURI menjadi RSUD Parung tidak bisa dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun, selain itu kita juga butuh tambahan alat kesehatan dan tenaga kesehatan," tukasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

