Usai Temui Manajemen PT. Kuripan Raya, Asmawa Tosepu Minta Segera Membangun Perumahan di Parung
Manajemen PT. Kuripan Raya selaku developer perumahan beraudiensi dengan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Kantor Bupati Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Manajemen PT. Kuripan Raya selaku developer perumahan beraudiensi dengan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu di Kantor Bupati Bogor, Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong.
Kedatangan mereka, untuk memberitahukan ke Pemkab Bogor rencana perusahaan yang akan membangun perumahan di lahan seluas 143 hektare di Desa Iwul dan Desa Bojong Sempu, Kecamatan Parung.
"Hari ini kami audiensi dan berkenalan dengan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu, lalu meminta 'restu" akan rencana perusahaan yang akan membangun perumahan di lahan PT. Kuripan Raya," ujar CEO PT. Kuripan Raya Rahmat Iskandar kepada wartawan, Rabu, 18 September 2024.
Rahmat Iskandar menuturkan bahwa lahan bersertifikat hak guna bangunan (SHGB) yang dimiliki PT. Kuripan Raya adalah lahan untuk pemukiman perumahan dan bukannya penghiajauan atau pertanian
"Status lahan kami SHGB dan tata ruangnya pemukiman perumahan, kami akan membangun sesuai site plan dan legalitas yang sudah kami miliki," tutur Rahmat Iskandar.
Asmawa Tosepu meminta manajemen PT. Kuripan Raya segera memanfaatkan lahan SHGBnya dan tidak membiarkan lahan tersebut sebagai lahan tidur.
"Lahan seluas 143 hektare tersebut memang dimiliki oleh PT. Kuripan Raya, saya minta lahan tersebut jangan menjadi lahan tidur dan dimanfaatkan sebagai mestinya," pinta Asmawa Tosepu.
Ayah tiga orang anak ini menambahkan, agar PT. Kuripan Raya segera mengupdate perijinannya dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
"Sebelumnya pada Tahun 1990an sudah terbit site plan, analisa dampak lingkungan (Amdal) dan lainnya, namun tetap saya minta perijinannya diupdate atau diperbaharui dan dilengkapi. Lalu, saya minta dalam pembangunannnya memperhatikan Sarana Prasarana Utilitas (PSU) dan dalam tahapannya melibatkan masyarakat sekitar," tambah Asmawa Tosepu. ***
Editor : Ahmad Sayuti

