Perluas Akses, BP Tapera Dorong Penguatan Ekosistem Pembiayaan Perumahan
Guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, BP Tapera mendorong penguatan ekosistem pembiayaan dan penyediaan perumahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau, Badan Pengelola Tabungan perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong penguatan ekosistem pembiayaan dan penyediaan perumahan.
Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan aspek perluasan aksesibiltas pembiayaan perumahan itu relatif penting. Khususnya bagi pekerja sektor informal dan kelompok masyarakat yang belum terlayani secara optimal.
"Pengembangan program perumahan perlu memperhatikan tiga aspek utama, yaitu aksesibilitas pembiayaan, fleksibilitas skema hunian, serta ketersediaan pasokan rumah," kata Heru dikutip dari Antara, Jumat (23/10/2026).
Selain mengoptimalkan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), diperlukan alternatif skema hunian. Termasuk rumah sewa dan sewa-beli, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, perbankan, lembaga pembiayaan dan investor.
Optimalisasi aset pemerintah dan BUMN serta pengembangan sumber pendanaan jangka panjang juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan pembiayaan perumahan.
BP Tapera menghadiri Rapat Evaluasi Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) Program Tiga Juta Rumah bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Deputi Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menegaskan, hasil evaluasi perlu ditindaklanjuti menjadi rekomendasi kebijakan yang konkret dan percontohan proyek yang dapat dikembangkan.
Tindak lanjut tersebut mencakup pembenahan kebijakan dan kelembagaan, pemetaan lokasi potensial, serta penguatan pembiayaan dan optimalisasi aset.
Dia pun menekankan pembangunan perumahan perlu dipandang sebagai bagian dari ekosistem permukiman yang terintegrasi, dengan mempertimbangkan kebutuhan sosial-ekonomi masyarakat, mata pencaharian, kearifan lokal serta dukungan infrastruktur dan aksesibilitas.
Melalui evaluasi dan koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan, pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah diharapkan tidak hanya berorientasi pada jumlah unit yang dibangun, tetapi juga mampu meningkatkan keterjangkauan, ketepatan sasaran, kualitas hunian dan keberlanjutan pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Editor : Doni Ramdhani
