Gentengisasi Plered Siap Kirim 500 Ribu Genteng, Libatkan 14 Perajin
Program gentengisasi di Plered Purwakarta menyiapkan 500 ribu genteng untuk dikirim menggunakan 125 truk. Program ini melibatkan 14 perajin lokal.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan kesiapan pelaksanaan program Gentengisasi di Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan material perumahan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memberdayakan UMKM dan perajin genteng lokal. Karena itu, peningkatan kapasitas produksi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan pemenuhan standar produk.
“Yang kita mau adalah memberdayakan UMKM, tapi kualitasnya di-upgrade dulu, ditingkatkan. Jadi ada multiplier effect-nya. UMKM-nya jalan, kualitasnya juga semakin baik,” ujar Maruarar atau Ara dalam keterangannya di Jakarta.
Menurut Ara, pemberdayaan perajin lokal perlu dibarengi dengan peningkatan kapasitas serta kualitas produksi. Dengan begitu, kebutuhan material untuk program perumahan dapat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi UMKM di daerah.
Kementerian PKP telah memulai langkah awal gentengisasi di Purwakarta dan Majalengka sekitar enam bulan lalu. Setelah melalui proses persiapan dan evaluasi, pemerintah menemukan perlunya peningkatan kualitas dan standardisasi produk yang dihasilkan para perajin UMKM.
Sebagian perajin sebelumnya belum memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Majalengka kemudian melakukan pembinaan serta pendampingan agar produk para perajin memenuhi persyaratan kualitas yang ditetapkan.
Untuk tahap awal di Plered, sebanyak 14 perajin terlibat dalam penyediaan 500 ribu genteng. Produk tersebut dijadwalkan dikirim menggunakan 125 truk pada 2 Oktober 2026.
Dari 14 perajin tersebut, empat perajin telah memiliki sertifikasi SNI, sedangkan 10 perajin lainnya telah lolos uji keandalan.
Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pengecekan untuk memastikan kesiapan produksi dan pengiriman genteng dari Purwakarta. Pembinaan juga terus dilakukan untuk meningkatkan jumlah perajin yang memenuhi persyaratan standardisasi.
Herman menyebut pemerintah ingin membangun ekosistem yang menghubungkan kebutuhan material program perumahan dengan kapasitas produksi perajin secara langsung.
“Rencananya berikutnya kami akan dorong dalam format ekosistem sehingga supply dan demand bisa bertautan secara langsung,” katanya.
Selain Purwakarta, penguatan sentra genteng juga dilakukan di Kabupaten Majalengka. Pada 8 November 2026, pemerintah menyiapkan pengiriman 2,4 juta genteng menggunakan 600 truk.
Pengiriman tersebut melibatkan 45 perajin. Sebanyak 34 perajin telah memiliki SNI, sedangkan 11 perajin lainnya telah lolos uji keandalan.
Besarnya kebutuhan genteng untuk program perumahan di Jawa Barat juga membuka peluang bagi perajin lokal untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas akses pasar.
Kementerian PKP terus mendorong agar kebutuhan genteng untuk program perumahan dapat dipenuhi dari sentra produksi di daerah. Langkah tersebut sekaligus diharapkan membuka ruang bagi UMKM perajin untuk tumbuh melalui peningkatan kualitas, kapasitas produksi, dan akses pasar.***
Editor : JakaPermana

