Berkat Banprov Jabar, Masyarakat Parung dan Sekitarnya Semringah Lantaran Kebutuhan Kesehatannya Terlayani
Masyarakat Kecamatan Parung dan sekitarnya merasa terbantu dengan kehadiran Klinik Utama Rawat Jalan Parung, sebagai cikal bakal RSUD Parung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Parung - Masyarakat Kecamatan Parung dan sekitarnya merasa terbantu dengan kehadiran Klinik Utama Rawat Jalan Parung, sebagai cikal bakal RSUD Parung.
Hal itu, karena gedung yang dibangun dengan menggunakan bantuan keuangan Pemprov Jawa Barat (Banprov Jabar) di Tahun 2021 tersebut dengan total Rp112 miliar tersebu sudah mulai melayani masyarakat Parung.
Selain itu, kebutuhan masyarakat Parung dan 6 Kecamatan lainnya di daerah pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Bogor akan adanya fasilitas kesehatan yang baik dan layak sudah sangat lama dirindukan. Beruntung, Banprov Jabar bisa merealisasikan impian itu.
Klinik Utama Rawat Jalan Parung saat ini sudah ada pelayanan spesialis dan 12 poliklinik, baik itu penyakit dalam, bedah, kandungan, gigi, patologi klinik dan pelayanan poli umum, serta dilengkapi dengan apotek, laboratorium, radiologi, ruang menyusui, ruang tindakan, dan fasilitas umum lainnya antara lain ruang bermain anak, sehingga Klinik Parung itu gradenya menjadi klinik utama bukan pratama karena adanya pelayanan spesialis.
Siti warga Parung menuturkan bahwa pelayanan kesehatan di tenaga kesehatan (Nakes) Klinik Utama Rawat Jalan Parung sangat cepat, ramah dengan didukung tempatnya yang nyaman.
“Alhamdulilah hadirnya Klinik Utama Rawat Jalan Parung ini sangat membantu, dan dibutuhkan. Kliniknya juga dekat dari rumah jadi tidak perlu jauh-jauh kalau berobat. Mudah-mudahan juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, baik itu yang berdagang membuat kos-kosan maupun bisa menjadi kliniknya," tutur Siti.
Nurumah warga Parung lainnya mengakui bahwa layanan di Klinik Utama Rawat Jalan Parung sangat bagus, nyaman, lengkap polikliniknya dan tempatnya sangat berbeda dengan klinik-klinik lainnya.
“Ruang tunggunya nyaman, gedung kliniknya sangat berbeda, seperti mall. Semoga bisa terus dikembangkan jadi rumah sakit, supaya pelayanannya lebih optimal lagi,” sambung Nurumah.
Warga Kecamatan Rumpin, Ayu menjelaskan ia sangat terbantu dengan adanya Klinik Utama Rawat Jalan Parung. Selain aksesnya yang dekat dengan jalan raya, juga terdapat poliklinik spesialis.
“Pertama kali berobat ke klinik ini, mau berobat gigi. Kliniknya benar-benar sangat bagus dan beda, berobat di subi lebih nyaman dan tentunya biayanya gratis karena sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” jelas Ayu.
Sementara itu Pemkab Bogor terus berupaya untuk bisa memenuhi hak dasar masyarakat terutama hak untuk sehat.
Pemkab Bogor juga tidak hanya terhenti di pembangunan Gedung A yang terdiri dari tiga lantai, dengan layanan Klinik Utama Rawat Jalan Parung saja, tapi akan terus mengembangkan pembangunan secara bertahap sesuai master plan rumah sakit dan selanjutnya menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung tipe C, yaitu dengan melanjutkan pembangunan berikutnya yakni gedung B danainnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kaltarina menuturkan kehadiran Klinik Utama Rawat Jalan Parung adalah untuk mewujudkan cita-cita masyarakat wilayah Bogor Utara Kabupaten Bogor lebih dari 10 tahun lalu.
“wilayah utara itu tidak ada pelayanan kesehatan milik pemerintah kecuali Puskesmas dan rumah sakit swasta. Meski baru terbangun Gedung A, yang terpenting adalah bisa memfasilitasi dan memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Kami akan terus berupaya mengembangkan klinik ini agar bisa jadi RSUD dengan melanjutkan pembangunan gedung secara bertahap sesuai master plan rumah sakit yaitu gedung B sampai gedung M,” tutur Mike Kaltarina.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani

