Libatkan 700 Personel, KPU KBB Mulai Lakukan Tahapan Sorlip Surat Suara DPRD Jabar
KPU KBB mulai melaksanakan proses sortir lipat (Sorlip) dengan melibatkan 700 personel yang terdiri dari warga sekitar Gudang Logistik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melaksanakan proses sortir lipat (sorlip) dengan melibatkan 700 personel yang terdiri dari warga sekitar Gudang Logistik KPU KBB, Kampung Cibingbin RT05/04, Desa Laksana mekar, Kecamatan Padalarang, Bandung Barat.
Termasuk, warga sekitar kantor Sekretariat KPU KBB di Jalan Raya Purwakarta No.430, Desa Tagogapu, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat.
"Personel yang ditugaskan untuk proses sorlip surat suara itu sebanyak 700 orang. Kebanyakan mereka dari daerah sekitar dan wilayah kantor KPU Kabupaten Bandung Barat (KBB)," kata Ketua KPU KBB, Ripqi Ahmad Sulaeman saat ditemui di Gudang Logistik, Selasa 2 Januari 2024.
Ripqi menjelaskan, para petugas sorlip ini sebetulnya merupakan orang-orang yang berpengalaman dalam pelipatan pemilu sebelumnya.
"Jadi, mereka sudah cukup berpengalaman, ketika dipandu mereka sudah langsung paham. Makanya, sekarang sedang berjalan proses pelipatan surat suara untuk DPRD Provinsi Jabar dulu," jelasnya.
Pasalnya, pihaknya ingin memastikan berapa ribu surat suara yang bisa dilipat dalam kurun waktu satu hari dengan melibatkan 700 personel ini. Sehingga, setelah mengetahui jumlah surat suara yang dilipat.
"Kita bisa memprediksi dengan jumlah surat suara lima jenis surat suara sebanyak 6.731.230 itu akan diselesaikan berapa hari. Maka patokannya hari ini dan dapat berapa?," ujarnya.
"Memang target kita opsi pertama itu dua minggu selesai. Tapi, mudah-mudahan dalam waktu 10 hari sudah selesai. Lima jenis Surat Suara mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu 10 hari dengan personel 700 orang," sambungnya.
Ripqi memastikan tidak ada kesulitan dalam proses sorlip ini lantaran hanya tinggal mengetahui bagaimana cara melipat yang benar. Namun, tinggal bagaimana melakukan kerjasama lantaran teknis pelipatan dibagi kelompok dan satu kelompok ini berisi 10 orang.
"Dari 10 orang ini ada yang bertugas menyortir, melipat dan packing. Mereka bertugas melakukan pelipatan sampai pukul 16.00 WIB," ucapnya.
Disinggung terkait besaran honor petugas sorlip, Ripqi mengaku harus bertanya ke bagian kesekretariatan. Namun, yang jelas tidak ada pemotongan.
"Makanya, makan siang bawa masing-masing karena kalau harus makan siang, harus diatur," imbuhnya.
Selain itu, sebut Ripqi, dari sisi pengamanan pihaknya melibatkan unsur TNI-POLRI lantaran pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi sebelum melakukan sorlip.
"Dari Bawaslu KBB juga ada yang standby. Bahkan, kita juga melibatkan medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) KBB," ujarnya.*** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

