Liburan Akhir Tahun, Pasokan BBM Naik 1%, Avtur 6,7%
Memasuki masa liburan akhir tahun ini, Pertamina menaikkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) sesuai peningkatan permintaan pasar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Memasuki masa liburan akhir tahun ini, Pertamina menaikkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) sesuai peningkatan permintaan pasar.
Marketing Operation Region (MOR) III Pertamina yang mencakup wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten memastikan kebutuhan energi masyarakat. Terutama, di jalur tol dan wisata dapat tercukupi.
Unit Manager Communication & CSR MOR III Dian Hapsari mengatakan, peningkatan BBM terhitung lebih rendah dari pasokan bahan bakar pesawat terbang.
"Estimasi kenaikan penyaluran avtur diprediksi sekitar 6,7% dari kondisi normal. Sedangkan untuk konsumsi BBM jenis gasoline (premium, pertalite, dan pertamax series) naik sekitar 1%," kata Dian, Jumat (21/12/2018).
Menurutnya, kenaikan penyaluran avtur itu disiapkan di sejumlah bandara udara. Yakni, Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandara Husein Sastranegara Bandung, dan BIJB Kertajati.
Secara umum, pihaknya membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Tim tersebut bertugas sejak 18 Desember 2018 hingga 8 Januari 2019 memdatang.
Untuk itu, Pertamina juga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Jasamarga untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan mobilisasi masyarakat selama masa liburan akhir tahun. Pihaknya pun memastikan kebutuhan energi masyarakat, terutama di jalur tol dan wisata dapat tercukupi.
"Sejumlah layanan yang kami siapkan di jalur tol dan wisata mulai dari penambahan stok di SPBU dan SPPBE, tambahan layanan BBM dengan motor, BBK Kemasan Mobile Dispenser, serta penambahan agen dan pangkalan siaga LPG. Masyarakat diharapkan tidak panik dan dapat menjalani liburannya dengan nyaman," jelas Dian.
Di sisi operasional, Terminal BBM milik Pertamina juga akan menambah waktu pelayanan menjadi 24 jam sebagai upaya untuk dapat menyalurkan lebih cepat dibanding kondisi yang biasa. Hal ini dilakukan untuk antisipasi kenaikan konsumsi BBM dan LPG selama masa libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.
Layanan tambahan yang disiapkan khusus untuk lonjakan permintaan BBM di masa liburan akhir tahun ini berupa 39 titik SPBU Kantong, 12 titik Kios BBM Kemasan (KIOSK), 24 unit layanan BBM Motor dan 8 titik Mobile Dispenser. Fasilitas tambahan tersebut tersebar di jalur tol dan titik rawan lainnya yaitu lokasi wisata yang kerap menjadi tujuan liburan.
Sementara, mengenai ketersediaan LPG diakuinya permintaan sumber energi ini pun diprediksi mengalami kenaikan. Itu seiring meningkatnya aktivitas memasak masyarakat. Produk LPG 3 Kg direncanakan akan ada penambahan penyaluran 8% dibandingkan kondisi normal.
MOR III Pertamina juga menyiapkan 12 SPPBE Kantong, 4114 Pangkalan LPG Siaga, 778 Agen PSO Siaga, serta 121 Agen Non PSO Siaga yang akan tetap beroperasi dan melayani masyarakat wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten di hari libur Natal dan Tahun Baru.
Masyarakat juga bisa mendapatkan LPG non subsidi seperti Bright Gas atau LPG 12 kg di outlet seperti minimarket modern, Bright Home Service, dan di sejumlah SPBU.
"Pertamina tetap mengimbau masyarakat yang tergolong mampu untuk tidak menggunakan LPG 3 kg. Kami tetap menyediakan Bright Gas dan LPG 12 Kg di beberapa outlet dan SPBU," tambahnya.
Editor : inilahkoran

