Liestiadi Beruntung Miliki Tantan dan Aang Suparman

Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi mengaku sangat beruntung timnya diperkuat dua pemain senior, Tantan dan Aang Suparman.

Liestiadi Beruntung Miliki Tantan dan Aang Suparman
Striker Persib B Tantan (tengah). (Bambang Prasethyo)

INILAH, Bandung - Pelatih Blitar Bandung United, Liestiadi mengaku sangat beruntung timnya diperkuat dua pemain senior, Tantan dan Aang Suparman.

Menurutnya keduanya memiliki peran yang sangat penting untuk tim. Tak hanya kualitas, namun kehadiran dua legenda Persib Bandung itu menjadi penyeimbang tim dalam mengarungi Liga 2 2019. 

"Saya beruntung ada pemain senior. Mereka bisa kontrol tim, support dan bisa memberikan masukan untuk pemain lainnya," ungkap Liestiadi, Rabu (10/7). 

Alhasil, pelatih yang pernah menangani Arema FC hingga Persipura Jayapura ini menjadikan keduanya sebagai kapten kesebelasan tim yang menjadi tim satelit Persib Bandung ini.

"Tantan adalah kapten pertama, kapten kedua Aang dan kapten ketiga Reki Rahayu. Jadi mereka punya teladan yang bagus sebagai support untuk adik-adiknya," tuturnya. 

Saat ini Liestiadi masih fokus mempersiapkan pemainnya untuk menghadapi tiga laga tandang di Sumatera. Melawan Babel United, PSMS Medan dan Persiraja Banda Aceh. 

"Rencana kami berangkat Kamis (11/7) dan tentunya tidak pulang (ke Bandung). Jadi mungkin sekitar tiga minggu disana (Sumatera)," katanya. 

Dengan alasan ini Liestiadi pun meminta tambahan pemain ke manajemen untuk bisa membawa 22 pemain dari 26 pemain yang dimiliki. 

"Biasanya kan 18 pemain kalau tandang, sekarang saya minta 22 karena kita akan menjalani tiga pertandingan disana secara berturut-turut," bebernya. 

Liestiadi berharap masa persiapan yang dilakukan bisa berjalan maksimal. Sehingga target untuk bisa mendapatkan poin di setiap pertandingannya bisa terwujud. 

"Kekuarangan pasti tetap ada karena mereka gabung dengan saya efektifnya itu baru satu bulan. Tapi karena mereka mau kerja keras, dalam organisasi bertahan kita benahi dan bagaimana bangun serangan kita benahi dan terakhir kita identifikasi karakter lawan kita bagaimana bisa memahami taktik saya untuk meredam lawan supaya kita bisa meraih poin," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar/bsf)


Editor : Bsafaat