Lightstick K-Pop jadi Barang Langka di Tengah Terjadinya Demo Pemakzulan Terhadap Presiden
Di tengah terjadinya demo besar-besaran di Korea untuk pemakzulan terhadap presiden, lightstick K-Pop jadi barang yang langka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini, fenomena tak terduga yang berkaitan dengan K-Pop muncul saat Demo besar-besaran di Korea Selatan terjadi.
Demo ini terjadi dipicu oleh mosi Pemakzulan terhadap Presiden, melihat Lightstick menggantikan lilin LED tradisional.
Pada protes 7 Desember 2024, di Yeouido, Seoul, banyak wanita berusia 20-an dan 30-an membawa Lightstick Idola K-Pop warna-warni sebagai pengganti lilin.
Dengan rencana protes kedua pada akhir pekan setelah penolakan Pemakzulan, permintaan Lightstick melonjak di seluruh negeri.
Namun, karena Lightstick biasanya diproduksi dalam jumlah terbatas sesuai ukuran fandom, sebagian besar kini kehabisan stok.
Kekurangan ini mendorong orang untuk mencari versi bekas atau bahkan Lightstick palsu.
Pada hari Senin, 9 Desember 2024, daftar Lightstick Idola K-Pop di Pasar Danggeun ramai di seluruh Seoul.
Di antara banyak grup K-Pop, Lightstick NCT menjadi yang paling dicari untuk dibawa ke Demo.
Kecerahannya yang kuat dan desain kubiknya membuatnya ideal untuk menempelkan slogan protes seperti "Impeach" dan "Resign".
Pilihan kustomisasi juga menarik bagi individu yang ingin mengekspresikan gaya protes mereka yang unik.
Lightstick Epik High menjadi favorit lainnya karena desainnya yang menyerupai jari tengah, sangat cocok dengan sentimen protes.
Harga Lightstick NCT bekas berkisar sekitar 40.000 KRW, sedangkan Lightstick BLACKPINK, EXO, Sung Si Kyung, BIGBANG, dan SHINee berkisar antara 20.000 hingga 40.000 KRW, tergantung pada kondisi, masa pakai baterai, dan kemasan asli.
Beberapa unggahan bahkan menawarkan penyewaan gratis untuk tujuan protes, dengan hanya memerlukan deposit sebesar 50.000 KRW.
Seorang informan industri musik berkomentar, “bahkan para perencana barang dagangan tidak dapat membayangkan Lightstick digunakan dalam protes seperti ini."
"Ini adalah cerminan yang jelas dari keengganan generasi MZ terhadap kesungguhan,” tambahnya.
Orang dalam itu menambahkan, “Lightstick NCT, yang dijuluki 'palu daging babi' atau 'palu Thor' oleh penggemar, digunakan dengan cara ini sungguh ironis.”
Sementara itu, suasana protes dimeriahkan dengan lagu-lagu seperti 'Crooked' milik G-Dragon BIGBANG dan 'APT' milik Rose BLACKPINK, sementara lagu-lagu dari SHINee, Girls' Generation, BTS, SEVENTEEN dan aespa mengubah acara tersebut menjadi seperti konser.***
Editor : Irma Nurfajri


