Lima ABK KM Virgo Transport 8 Selamat Setelah 9 Jam Berpegangan pada Tabung LPG

Lima ABK KM Virgo Transport 8 selamat setelah hampir sembilan jam terombang-ambing di Laut Jawa dengan berpegangan pada tabung LPG kosong.

Lima ABK KM Virgo Transport 8 Selamat Setelah 9 Jam Berpegangan pada Tabung LPG
Lima ABK KM Virgo Transport 8 selamat setelah hampir sembilan jam terombang-ambing di Laut Jawa dengan berpegangan pada tabung LPG kosong.

INILAHKORAN.ID-Lima Anak Buah Kapal (ABK) KM Virgo Transport 8 berhasil selamat setelah berpegangan pada satu tabung LPG kosong berukuran tiga kilogram selama hampir sembilan jam di tengah Laut Jawa.

Mereka terombang-ambing setelah menyelamatkan diri dari kapal yang mengalami kecelakaan pada Minggu (13/9). Kelima ABK tersebut akhirnya ditemukan dan dievakuasi oleh kapal tunda.

Salah seorang ABK, Akmal, mengatakan dirinya bersama empat rekannya menggunakan tabung LPG tersebut sebagai alat untuk tetap mengapung karena tidak menemukan sekoci maupun rakit karet di tengah laut.

“Kami lima orang pegang satu tabung LPG. Tabung LPG tiga kilo yang kosong,” kata Akmal saat ditemui setelah berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9).

Akmal merupakan satu dari 22 korban selamat yang dievakuasi menggunakan Kapal Rigid Bouyancy Boat (RBB) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin.

Sebelum tiba di Banjarmasin, para korban sempat beberapa kali berpindah kapal setelah diselamatkan dari lokasi kejadian. Akmal dan empat ABK lainnya pertama kali ditemukan kapal tunda sekitar pukul 10.00 WITA.

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 sendiri terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Artinya, kelima ABK tersebut harus bertahan hampir sembilan jam di laut sebelum mendapatkan pertolongan.

Akmal mengaku selama berada di tengah laut, dirinya dan empat rekannya menghadapi gelombang besar. Mereka terus berusaha mempertahankan pegangan pada tabung LPG hingga bantuan datang.

“Saya kemudian melihat terdapat korban selamat dan meninggal dunia di atas kapal tunda, tetapi tidak mengetahui secara pasti kondisi para korban sebelum mereka dievakuasi dari laut,” ujarnya.

Akmal yang berasal dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, diketahui bekerja sebagai petugas kebersihan di KM Virgo Transport 8. Ia telah bekerja di kapal tersebut selama sekitar tiga bulan sebelum kecelakaan terjadi.

Basarnas: 114 Korban Ditemukan

Hingga Selasa (15/9) pukul 09.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi sebanyak 114 korban KM Virgo Transport 8 telah ditemukan.

Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam keadaan selamat dan enam orang meninggal dunia. Dengan demikian, masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang yang berada di kapal tersebut.

Sebanyak 110 korban telah mendarat di Banjarmasin. Rinciannya, 108 korban selamat dan dua korban meninggal dunia.

Sementara empat korban lainnya yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia masih dalam proses evakuasi menggunakan armada udara.

KM Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di Perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 WITA.

Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Proses pencarian dan Evakuasi Korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan.***


Editor : JakaPermana