Longsor Terjang Ciomas, Empat Orang Tewas Saat Sedang Terlelap
Longsor menerjang Kampung Ciapus, RT 02 RW 05, Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jumat (15/2) malam WIB. Empat orang tewas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bogor- Longsor menerjang Kampung Ciapus, RT 02 RW 05, Desa Sukamakmur, Ciomas, Kabupaten Bogor, Jumat (15/2) malam WIB. Empat orang tewas.
Hujan deras yang mengguyur Bogor sejak Jumat sore WIB, jadi pemicu bencana longsor tersebut. Akibatnya, satu rumah ambruk tertimpa pagar bangunan tetangga hingga menyebabkan empat orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.
"Rumah milik Nurhayati (60 tahun) tertimpa pagar tetangganya hingga ambruk atau rata dengan tanah, empat orang meninggal dunia dam empat orang lainnya mengalami luka-luka," ujar Plt Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo kepada wartawan, Sabtu (16/2).
Dia menerangkan korban meninggal dunia atas nama Nurhayati, Dea Aprilia (8 tahun), Wildan (3 tahun) dan Imelda Yanti (13 tahun) karena mengalami luka tertimpa bahan bangunan.
"Empat orang korban luka-luka Asep Saefullah (35 tahun), Santi Fitri Dewi (27 tahun), Hariyanti (33 tahun) dan Septi (9 bulan) langsung dibawa tim BPBD, Kepolisian dan TNI ke RS Ummi, Kota Bogor," terangnya.
Terpisah, Camat Ciomas Sutisna menuturkan bencana alam yang menimpa satu keluarga ini menuturkan saat bencana terjadi para korban dalam kondisi tidur.
"Mereka lagi tidur di dalam dua kamar, lalu tiba-tiba tembok milik tetangga rumah korban menimpa rumah mereka hingga rata dengan tanah, besar kerugian materil masih dihitung dan kami ada rencana secara swadaya membangun kembali rumah korban," tutur Sutisna.
Dia melanjutkan para korban yang meninggal dunia sudah dimandikan subuh tadi dan akan dimakamkan pagi ini.
Selain itu, setelah menjalani perawatan rencananya korban luka juga akan dikontrakkan rumah di sekitar lokasi.
"Saat ini kami masih fokus membantu penguburan korban yang meninggal dunia lalu Kecamatan Ciomas dibantu BPBD akan mencari rumah kontrakan untuk tempat tinggal sementara keluarga almarhuah Nurhayati yang selamat," lanjutnya.
Editor : inilahkoran

