LPRI Apresiasi Polres Bogor Ungkap Kasus Mafia Tanah

Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI) Bogor Raya mengapresiasi Sat Reskrim dan Tim Satgas Mafia Tanah Polres Bogor atas terungkapnya b

LPRI Apresiasi Polres Bogor Ungkap Kasus Mafia Tanah
Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI) Bogor Raya mengapresiasi Sat Reskrim dan Tim Satgas Mafia Tanah Polres Bogod atas terungkapnya beberapa kasus mafia tanah di Kabupaten Bogor.
 
INILAHKORAN, Bogor-Lembaga Pengawas Reformasi Indonesia (LPRI) Bogor Raya mengapresiasi Sat Reskrim dan Tim Satgas Mafia Tanah Polres Bogor atas terungkapnya beberapa kasus mafia tanah di Kabupaten Bogor.
 
"DPC LPRI Kabupaten Bogor, sangat mengapresiasi kepada Kapolres Bogor Dr. Iman Imanudin serta jajaran yang telah berhasil menangkap mafia tanah. Dan tentunya kami LPRI mensuport dalam menanganinya, ini adalah contoh, agar mafia tanah di Kabupaten Bogor tidak berbuat hal yang melanggar hukum," ucap Ketua DPC LPRI Bogor Raya Puguh Kuswanto Rabu 3 Agustus 2022.
 
Dia menegaskan bahwa kasus mafia tanah di Kabupaten Bogor, jajarannya sangat intens sekali untuk  membela masyarakat kecil yang merasa dizolimi kepada pihak atau oknum yang tidak bertanggungjawab. 
 
 
"Seperti yang dialami masyarakat para petani penggarap di Desa Pancawati, Caringin yang  belum menerima berkas SHM hasil redistrubusi tanah eks HGU PT Rejo Sari Bumi yang kabaranya diserahkan oleh Presiden Joko Widodo tahun 2016 lalu. Perihal itu,  saya sudah melaporkan ke Mabes Polri, Kejaksaan Agung, Menteri ATR/BPN dan Polda Jawa Barat, dengan tentunya  berdasarkan data yang kami punya. Apalagi yang saat ini lagi ramai ada beberapa oknum mafia tanah yang ditangkap pihak kepolisian," papar Puguh.
 
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mendukung Kepala Kantor ATR/ BPN Kabupaten Bogor Yan Septedyas dalam turut serta memberantas mafia tanah.
 
"Saat rilis di Mako Polres Bogor, Kepala Kantor ATR BPN Kabupaten Bogor Yan Septedyas ikur mendampingi Kapolres Bogor. Itu menunjukkan dia melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo dalam memberantas mafia tanah," ujar Rudy Susmanto.
 
 
Wasekjend DPP Partai Gerindra ini berharap duet Kapolres Bogor dengan Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor mengungkap aksi mafia tanah di kecamatan lainnya di Bumi Tegar Beriman.
 
"Kasus dugaan mafia tanah tidak hanya di Kecamatan Cibinong, tetapi juga di Caringin, Jasinga, Jonggol dan lainnya. Kami berharap langkah taktis, strategis juga disertai transparansi atau keterbukaan informasi publik," harapnya. (Reza Zurifwan)***


Editor : inilahkoran