Madrid Harusnya Dapat 2 Penalti Lawan Barca
Real Madrid bermain imbang melawan Barcelona di laga El Clasico. Usai pertandingan, Madrid mengkritik keputusan wasit yang tidak memberikan penalti.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Catalan- Real Madrid bermain imbang melawan Barcelona di laga El Clasico. Usai pertandingan, Madrid mengkritik keputusan wasit yang tidak memberikan penalti.
El Clasico jilid pertama musim 2019-2020 yang berlangsung di Nou Camp, Kamis (19/12/2019) dini hari WIB, berkesudahan imbang tanpa gol. Sepanjang pertandingan, Madrid lebih banyak melepaskan ancaman ke gawang El Barca.
Statistik Livescore mencatat penguasaan bola kedua tim hampir seimbang, Barca 54 persen berbanding 46 persen yang dilakukan Los Blancos. Namun, Barca tak banyak membuat peluang. Mereka cuma bisa melepaskan lima shots.
Sedangkan El Real melepaskan 10 percobaan, dengan empat diantaranya tepat ke gawang. Gareth Bale sempat mencetak gol di babak kedua, namun dianulir wasit setelah melihat tayangan VAR. Wasit ... menilai dalam proses terjadinya gol ada pemain Madrid yang berada pada posisi offside.
Terlepas dari hasil imbang yang diraih, Madrid menyoroti performa wasit Alejandro Hernandez Hernadez dan wasit VAR Ricardo de Burgos Bengoetxea yang dinilai menguntungkan tuan rumah. Lewat website resminya, Madrid menyebutkan dua insiden yang harusnya berujung penalti bagi mereka.
Pertama saat Raphael Varane dijatuhkan Clement Lenglet di area penalti dalam situasi sepak pojok. Beberapa menit berselang, situasi serupa terjadi. Kali ini, Varane diganggu pergerakannya oleh Ivan Rakitic dengan cara menarik kaus.
"Raphael Varane terlibat dalam dua momen kontroversial di El Clasico di Nou Camp. Pemain asal Prancis harusnya mendapat dua tendangan penalti di babak pertama, tetapi Hernandez Hernandez tidak memberikannya," demikian pernyataan resmi Madrid.
"Pada menit 17, Varane berupaya menyundul bola dari sepak pojok sebelum Lenglet menjegalnya di area penalti, tetapi baik wasit dan VAR tidak menghadiahi penalti."
"Dua menit berselang, dalam situasi sepak pojok lainnya, bek tengah itu ditarik kausnya oleh Ivan Rakitic, yang menyebabkan dia terjatuh di area penalti."
"Akan tetapi, sekali ini, baik wasit dan juga VAR tidak memutuskan memberikan penalti," akhir isi pernyataan.
Dalam kesempatan berbeda, Lenglet mengakui terjadi kontak fisik yang menyebabkan Varane terjatuh dalam upayanya menyambut bola sepak pojok. Tetapi, Lenglet membantah kejadian tersebut adalah sebuah kesengajaan.
"Saya berusaha menjangkau bola dan bergerak lebih gesit untuk menjauhkan bola. Sayangnya, saya menyentuh lutut Varane," ungkap Lenglet dikutip dari Marca.
"Saya bukanlah pemain yang senang menjegal lawan. Bagi saya itu tidak penalti. Saya pikir saya tidak melakukan pelanggaran," ia menambahkan.
Dengan tambahan hasil seri tersebut, Barca belum tergeser dari puncak klasemen sementara LaLiga 2019-2020 dengan mengemas 36 poin, cuma unggul selisih gol dari Real Madrid di peringkat dua.
Editor : Bsafaat

