Mahasiswa Unpas Ini Bisa Mengatur Waktu dengan Baik

Muhammad Tito Indrianto bisa membagi waktu. Dia bisa fokus antara akademik dan non-akademik dengan menggunakan skala prioritas dan membuat jadwal.

Mahasiswa Unpas Ini Bisa Mengatur Waktu dengan Baik
istimewa

INILAH, Bandung - Muhammad Tito Indrianto bisa membagi waktu. Dia bisa fokus antara akademik dan non-akademik dengan menggunakan skala prioritas dan membuat jadwal.

Ya, mahasiswa Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Pasundan (Unpas) itu memang dikenal dengan orang yang pintar mengatur waktu. Dia bisa merencanakan sesuatu lebih terstruktur dan bisa berjalan lancar, meskipun ada beberapa hambatannya.

Tito yang memiliki nilai akademik IPK 3,49 ini, memilki time management yang baik, untuk lebih bisa mengatur waktu, mahasiswa semester akhir ini pun perlu tahu apa saja aktivitas yang akan dilakukan pada beberapa waktu kedepan.

"Kita list dalam sebuah note misalkan, yang nantinya itu akan menjadi reminder kita agar tetap on the plan," ucap Tito, Rabu (17/3/2021).

Meski demikian, kata Tito, di dalam organisasi biasanya terdapat schedule board atau program kerja, sehingga sebelum mendekati Hari H acara, semuanya harus dipersiapkan terlebih dahulu dengan detil, agar pada saat Hari H bisa memilih salah satu yang memang ia harus benar-benar terjun langsung.

“Saya menyarankan kepada teman-teman untuk ikut berorganisasi, karena organisasi itu sebagai self development. Boleh mengepakkan sayap selebar mungkin, namun kita harus tahu batas kemampuan diri kita sampai mana, agar aktivitas yang sedang dijalankan akan lebih total. Semangat mencari Ilmu,” imbuhnya.

Tito yang pernah meraih juara 1 Futsal antar Teknik Industri se-Jabar dan Banten Gerakan Olahraga Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani) pada 2017 lalu ini, bahwa prestasi merupakan buah dari sebuah pencapaian dari usaha yang sudah dilakukan, meski semua itu tidak lepas dari kuasa sang maha pencipta.

“Untuk saya pribadi, motivasinya selain daripada Ibadah, adalah untuk membanggakan orang tua, karena selama ini belum bisa memberikan apa-apa jika dibandingkan dengan apa yang sudah diberikan oleh orang tua kepadanya. Dari prestasi yang saya raih, saya menyadari bahwa diatas langit masih ada langit dan bisa juga sebagai improvement untuk kedepannya,"ucapnya.

Tito juga menyampaikan untuk teman-teman yang ingin lebih aktif dalam berprestasi dan berorganisasi untuk berani memulai.

“Mungkin pesan dari saya, termasuk untuk diri pribadi juga, pertama selalu berlomba dalam berbuat kebaikan, mau sekecil apapun itu akan menjadi buah yang akan kita petik kelak," pungkasnya. (Okky Adiana)


Editor : Doni Ramdhani