Main rakit, Tenggelam 12 Jam, Brama Ditemukan Tewas
Jasad Brama Bakti Putra Isa (10 tahun), anak pasangan Jhonson Parlindungan Gultom dan Dina Marianti, yang tenggelam di Sungai Ciliwung akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Bocah tersebut dinyatakan tewas setelah tenggelam selama 12 jam.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bojonggede – Jasad Brama Bakti Putra Isa (10 tahun), anak pasangan Jhonson Parlindungan Gultom dan Dina Marianti, yang tenggelam di Sungai Ciliwung akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa. Bocah tersebut dinyatakan tewas setelah tenggelam selama 12 jam.
Brama yang merupakan anak anggota Koramil Bojonggede ini awalnya bermain rakit pada Minggu (23/6) pagi bersama dua orang teman lainnya di Sungai Ciliwung. Tapi karena tidak bisa menyeimbangkan akhirnya rakit tersebut terbalik dan menewaskan dirinya.
Kabid Penangganan Kebakaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Muhammad Zaharry menuturkan saat kejadian dua orang teman Brama berhasil selamat karena saat rakit tersebut terbalik mereka langsung berenang ke pinggir sungai, sementara almarhum Brama terjebak dibawah rakit yang terbalik.
"Setelah melakukan pencarian sejak Mingu siang almarhum Brama ditemukan oleh anggota Damkar bernama Ridwan dalam kondisi terjebak lumpur, dia sudah tewas karena tenggelam pada Minggu pukul 10.20 WIB dan kami temukan Senin pagi pukul 10.00 WIB," tutur Zaharry kepada wartawan, Senin (24/6/2019).
Selain Dinas Damkar Kabupaten Bogor, tim Basarnas DKI Jakarta pun turun langsung membantu pencarian Brama. Mereka menurunkan 20 orang petugas dan menyayangkan laporan yang baru didapat pada Minggu malam pukul 20.00 WIB.
“Kami menyesalkan laporan warga yang telat karena kejadian tenggelam Minggu pukul 10 20 WIB baru dilaporkan pada pukul 20.00 WIB. kendala lainnya arus Sungai Ciliwung yang cukup besar sehingga jasad almarhum Brama bergeser dari titik awal,” ucap Wadantim Kantor SAR DKI Jakarta Zulkifli. (reza zurifwan)
Editor : Zulfirman

