Manajemen Persib Klaim Kualitas Fasilitas Mengalami Peningkatan
Manajemen Persib mengakui adanya permintaan dari Bojan Hodak agar timnya terus meningkatkan kualitas fasilitas, khususnya untuk latihan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Manajemen Persib mengakui adanya permintaan dari Bojan Hodak agar timnya terus meningkatkan kualitas fasilitas, khususnya untuk latihan.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Adhitia Putra Herawan mengatakan permintaan itu merupakan hal yang wajar. Bahkan, hal itu bisa dilontarkan setiap pelatih di setiap tim yang ditanganinya.
“Tapi kalau boleh jujur-jujuran, fasilitas terbaik sekarang di Indonesia di mana? Bali (United) memang betul, enggak banyak yang punya itu,” ujar Adhitia.
Namun, dia mengklaim dalam dua tahun terakhir kualitas fasilitas Persib terus mengalami peningkatan. Seperti halnya lapangan latihan yang kini menggunakan lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung.
“Dari mulai musim lalu latihan kita nomaden, kadang Sidolig kadang Arcamanik, ya kan? Sekarang kita latihan dedicated di lapangan pendamping. Terus gym, oke kita belum pernah gym yang mungkin maksimal tapi di tempat GBLA udah ada gym. Jadi pemain tuh beres latihan bisa individual gym di situ. Bahkan kemarin Febri cedera enggak pernah ke tempat gym, gym-nya di GBLA,” bebernya.
Adhitia tak menampik permintaan untuk peningkatan fasilitas terus dilontarkan Bojan Hodak. Namun, dia memastikan permintaan itu bukan menjadi syarat utama bagi Bojan untuk tetap bertahan di Persib.
“Bojan juga paham sepak bola di Asia Tenggara seperti ini. Coba di Asia Tenggara tim mana yang punya fasilitas lengkap? Enggak ada. Yang pasti Persib sedang berproses ke sana. Kita sudah punya latihan lapangan sendiri, gym lagi kita lengkapi. Sebulan yang lalu kita lagi ngirim alat yang gede-gede ya ke gym, itu alat yang mahal banget dan itu buat pemain. Jadi berproses lah,” tegasnya.
Adhitia yakin Bojan memahami fasilitas yang dimiliki setiap tim di Asia Tenggara ini. Apalagi dia pernah menangani tim Malaysia cukup lama.
“Mau pindah ke klub mana juga kalau di Asia Tenggara ya kalau bukan JDT ya, ya that is the reality lah gitu. Tapi intinya Persib in the progress ke sana, dalam waktu dekat musim depan juga kita udah punya plan untuk ganti rumputlah, untuk melengkapi gym lah, kita lagi mau bikin sesuatu yang baru lagi, lagi beresin sama pemerintah kota untuk akuisisi lahan sekitarnya, itu kan butuh waktu. Bisa enggak kita buru-buru? Bisa, tapi enggak akan panjang. Mesti proper, administrasinya rapi, aturannya kita ikuti karena memang kita buat 30 tahun ke depan kan, bukan buat 1 tahun ke depan,” paparnya.
Editor : Doni Ramdhani

