Mantan Kader PDIP Mustofa Masuk di Tim Pemenangan WALI Ditengarai Punya Misi Khusus
Penempatan mantan kader PDIP Mustofa sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan WALI yang diusung Gerindra, PKS, dan Demokrat mulai disorot.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Penempatan mantan kader PDIP Mustofa sebagai Ketua Tim Pemenangan Pasangan WALI yang diusung Gerindra, PKS, dan Demokrat mulai disorot.
Justru sorotannya datang dari anggota DPRD Kabupaten Cirebon Aan Setiawan. Aan menilai, justru masuknya Mustofa yang sekarang sudah bukan kader PDIP lagi sebagai bagian dari strategi PDIP.
Aan menjelaskan, sebelum Mustofa keluar dari PDIP itu ada pembicaraan antara Mustofa dan Imron yang sekarang kembali mencalonkan menjadi Bupati Cirebon dari PDIP. Namun sayangnya, Aan tidak mengetahui apa pembicaraan secara detail saat itu.
Bisa jadi, kata Aan, keputusan Mustofa keluar dari PDIP itu menjadi salah satu bagian dari strategi untuk memenangkan pasangan BERIMAN dalam Pilbup Cirebon 2024. Asumsi dirinya tersebut, menurut Aan semoga saja benar dan memang bagian dari strategi Imron.
"Pak Mustofa bekerja tidak dari dalam. Melainkan dari luar partai untuk suksesi kemenangan Imron. Tapi yang mengetahui pasti, semua itu ya hanya Imron dan dia sendiri," ungkapnya, Kamis 3 Oktober 2024.
Aan mengakui, Mustofa sudah menyerahkan KTA-nya ke PDIP. Artinya, sudah tidak ada keterkaitan dengan PDIP. Sebagai kader PDIP, Memang, keputusan Mustofa tersebut sangat disayangkan. Padahal dia sudah pernah menikmati kebersamaan di PDIP. Bahkan sempat menduduki posisi strategis sebagai ketua DPC.
"Tapi diakhir-akhir menjadi kader PDIP, ideologinya terlihat kurang baik. Padahal selama ini sudah dikader beberapa kali. Tapi ternyata memang kaderisasi tidak mampu memperteguh ideologi di PDIP," jelasnya.
Dia menambahkan, kendati demikian, ia tetap masih meragukan keputusan Mustofa keluar dari partai yang sudah membesarkan namanya. Adanya pembicaraan khusus dengan Imron sebagai Ketua DPC PDIP Kabupaten Cirebon, setidaknya menyimpan banyak spekulasi.
"Itu yang membuat saya sedikit ragu dengan keputusan keluarnya Mustofa dari PDIP. Jangan-jangan ini menjadi bagian dari strategi," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani


