PDIP Telusuri Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG. Ini Kata Ketua DPC Cirebon

Surat permohonan data informasi program MBG dari DPP PDIP ke kepala BGN beredar luas

PDIP Telusuri Dugaan Keterlibatan Kader di Program MBG. Ini Kata Ketua DPC Cirebon
Surat dokumen permohonan data informasi program MBG dari DPP PDIP ke Kepala BGN menyebar luas.

INILAHKORAN.ID – Sebuah dokumen yang disebut sebagai surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan terkait permohonan data dan informasi mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Badan Gizi Nasional (BGN) beredar luas.

Dalam dokumen tersebut tercantum nomor 553/EX/DPP/VI/2026 dengan perihal Permohonan Data dan Informasi Terkait Program MBG, yang ditujukan kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Isi surat menyebutkan, permintaan data dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi DPP PDI Perjuangan terkait Program MBG. Permintaan itu bertujuan untuk kepentingan klarifikasi dan verifikasi internal menyusul adanya informasi mengenai dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan Program MBG yang disebut sedang dalam proses penegakan hukum oleh aparat berwenang.

Dalam surat tersebut, DPP PDIP meminta BGN menyerahkan data mengenai nama individu, badan usaha, yayasan, koperasi maupun pihak lain yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG dan diduga memiliki hubungan langsung maupun tidak langsung dengan kader partai.

Selain itu, DPP juga meminta data mengenai bentuk keterlibatan para pihak tersebut beserta informasi pendukung lainnya untuk kepentingan klarifikasi internal.

Dokumen itu juga menyebutkan, data yang diperoleh akan digunakan semata-mata untuk kepentingan internal organisasi dalam rangka penegakan etika dan disiplin partai dengan tetap memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Surat tersebut tercantum ditandatangani Ketua DPP PDI Perjuangan Komarudin Watubun dan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.

Menanggapi beredarnya surat tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon, Rudiana, mengaku pihaknya akan menunggu arahan lebih lanjut dari DPP terkait proses permintaan data kepada BGN.

"Kami menunggu instruksi selanjutnya dari DPP. Semua proses terkait permintaan data kepada BGN menjadi kewenangan DPP dan kami akan mengikuti arahan yang diberikan," kata Rudiana, Rabu (1/7/2026).

Rudiana mengakui, selama ini dirinya memang mendengar adanya rumor yang menyebut beberapa kader, termasuk anggota DPRD dari PDI Perjuangan, memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Program MBG. Namun menurutnya, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Selama ini saya hanya mendengar rumor ada kader, termasuk anggota dewan dari PDIP, yang mempunyai MBG. Tapi itu baru sebatas rumor dan sangat sulit dibuktikan," ujarnya.

Dia menegaskan, pembuktian mengenai ada atau tidaknya keterlibatan kader partai dalam Program MBG sepenuhnya bergantung pada data resmi yang dimiliki Badan Gizi Nasional.

"Kalau memang ada, nanti pembuktiannya akan terlihat dari data yang dimiliki BGN. Jadi semuanya kami serahkan kepada DPP untuk menindaklanjutinya," tegas Rudiana. 


Editor : Ahmad Sayuti