Marc Klok Ungkap Alasan Performa Persib Berbeda di Liga dan Asia

Kapten Persib Marc Klok menjelaskan perbedaan performa tim di Liga dan Asia. Ia menyebut pengaturan energi dan prioritas ACL Two menjadi faktor penting.

Marc Klok Ungkap Alasan Performa Persib Berbeda di Liga dan Asia
Marc Klok

INILAHKORAN.ID - Kapten Persib Bandung, Marc Klok, angkat bicara mengenai anggapan yang menyebut performa timnya di kompetisi domestik dan asia menunjukkan perbedaan.

Penilaian tersebut muncul seiring hasil yang diraih Persib di dua kompetisi berbeda. Di Super League 2026/2027, Maung Bandung masih berada di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 13 poin dari tujuh pertandingan.

Dari tujuh laga tersebut, Persib mencatatkan empat kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan. Catatan itu membuat performa tim di kompetisi domestik menjadi sorotan.

Situasi berbeda terlihat ketika Persib tampil di pentas Asia. Dalam ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027, Persib mampu memuncaki klasemen grup dengan hasil sempurna dari tiga pertandingan yang telah dilakoni.

Persib juga menunjukkan performa impresif di ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027. Maung Bandung berhasil mengalahkan Port FC dengan skor 3-1.

Klok menegaskan, perbedaan hasil tersebut bukan disebabkan Persib menerapkan permainan yang berbeda. Menurutnya, persiapan dan pengelolaan energi menjadi faktor penting, terutama ketika tim harus menjalani pertandingan dengan jeda waktu yang singkat.

“Kalau main setiap 2-3 hari Anda harus mengatur level energi, harus mengatur pendekatan taktiknya dan harus bisa bertahan untuk bisa terus bermain dalam 2-3 hari,” ujar Klok, Minggu (1/11/2026).

Gelandang Persib itu juga mengakui bahwa ACL Two menjadi salah satu prioritas tim. Persib ingin mencatatkan pencapaian lebih tinggi di kompetisi Asia setelah meraih gelar juara Liga dalam tiga musim terakhir.

“Kami ingin mencapai lebih banyak hal daripada sekadar menjuarai liga selama 3 tahun terakhir. Kami ingin menjadi yang teratas di Asia,” tegasnya.

Klok menjelaskan, fokus pada kompetisi Asia juga menuntut kesiapan fisik dan pengelolaan energi yang berbeda. Apalagi, Persib harus menghadapi perjalanan panjang selama 7-8 jam sebelum kembali menjalani pertandingan di kompetisi domestik.

Karena itu, para pemain dituntut mampu menjaga kondisi tubuh agar tetap bugar di tengah padatnya jadwal pertandingan.

“Oleh karena itu, Anda harus mampu mengelola dan mengontrol diri agar tidak cedera dan tetap bisa menang,” jelasnya.


Editor : Ahmad Sayuti