Masjid Ash-Shiddiq KBB Gelar Istighosah dan Doa Bersama

Pemerintahan KBB gelar Istighosah dan doa bersama di Masjid Ash-Shiddiq untuk mengokohkan persaudaraan sekaligus rangkaian HUT ke-15 KBB.

Masjid Ash-Shiddiq KBB Gelar Istighosah dan Doa Bersama
Suasana belasan ribu jemaah mengikuti Istighosah dan doa bersama di Masjid Ash-Shiddiq, Senin 13 Juni 2022.

INILAHKORAN, Ngamprah - Di Masjid Ash-Shiddiq, belasan ribu jemaah dari berbagai wilayah di KBB memenuhi ruangan untuk mengikuti Istighosah dan doa bersama.

Pemerintahan Kabupaten Bandung Barat (KBB) sengaja menggelar Istighosah dan doa bersama di Masjid Ash-Shiddiq sebagai momentum untuk mengokohkan ukhuwah islamiyyah menuju Bandung Barat Berkah sekaligus menjadi rangkaian HUT ke-15 KBB.

Plt Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya bersama para ulama, habaib, OPD dan juga masyarakat hadir memohon doa untuk keberkahan KBB. Masjid Ash-Shiddiq dipilih sebagai lokasi agar acara Istighosah dan doa bersama itu berjalan khidmat.

Baca Juga: Ungkapan Hati Ibunda Ridwan Kamil Iringi Kepergian Cucunya: Saya Titipkan Kain Kafan untuk Eril Saat di Swiss

"Kan selama dua tahun terakhir ini, bisa dikatakan tahun yang tidak mudah bagi kita semuanya," kata Hengky, Senin 13 Juni 2022.

Pada tahun ini, dia mengharapkan keberkahannya bisa berlanjut dan ekonomi KBB bisa bangkit. Menurutnya, harapan tersebut akan semakin mudah apabila mendapatkan restu dan doa dari para ulama dan habaib.

"Intinya, kita bersama-sama beristighosah dan bershalawat untuk kebaikan KBB secara keseluruhan. Termasuk, untuk masyarakat mudah-mudahan selalu diberikan kesehatan," tuturnya.

Baca Juga: Zara Adik Eril Bawa Lukisan Gambar Sang Kakak ke Pemakaman

Sebab, penyakit yang hari ini melanda di KBB yakni penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak mudah-mudahan bisa segera berakhir.

"Pandemi Covid-19 sudah lumayan turun, tapi ada PMK. Harapan kita mudah-mudahan bisa segera reda. Terkait PMK di KBB ini, kita tengah mengupayakan vaksinnya. Kami sudah berkomunikasi dengan Kementerian dan Pemprov Jabar. Bahkan, saat PMK belum masuk kami sudah rapat," jelas Hengky. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran