Maut di Jalanan Cianjur, Truk Hantam Pemotor di Ciloto Puncak, Empat Nyawa Melayang
Kecelakaan kembali terjadi di jalur Cianjur. Juga disebabkan truk. Kali ini di Kawasan Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Akibatnya, empat nyawa melayang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cianjur - Kecelakaan kembali terjadi di Cianjur. Juga disebabkan truk. Kali ini di jalur Puncak, tepatnya di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Akibatnya, empat nyawa melayang.
Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis, 18 Agustus 2022. Empat orang tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi dihantam truk yang diduga hilang kendali di Desa Ciloto, di jalur Puncak Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan di Cianjur, Kamis, mengatakan peristiwa kecelakaan yang menelan korban jiwa empat orang pengendara sepeda motor di Ciloto itu berawal ketika truk bernopol B 8580 TXS yang meluncur dari arah Puncak menuju Cipanas hilang kendali saat memasuki tikungan.
"Truk hilang kendali saat memasuki jalan menikung di Kampung Parabon, Desa Ciloto, truk langsung menghantam empat orang pengendara sepeda motor dan satu unit kendaraan pribadi hingga akhirnya terjungkal," katanya.
Pengendara sepeda motor yang dihantam truk, tutur dia, terpental sejauh beberapa meter hingga akhirnya tewas dengan luka di sekujur tubuhnya. Keempat orang korban tewas langsung dibawa ke RSUD Cimacan untuk visum.
Hingga saat ini, pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, namun dugaan sementara karena sopir atas nama Solehun yang mengalami luka berat tidak dapat menguasai laju kendaraan hingga keluar jalur dan menghantam empat sepeda motor dan satu unit mobil pribadi.
"Kami masih menunggu sopir yang kini tengah menjalani penanganan medis, sebelum dimintai keterangan terkait peristiwa kecelakaan tersebut. Tercatat dua orang mengalami luka berat, yakni sopir dan kernet truk," katanya.
Kecelakaan ini terjadi belum sepekan sebelum jalur lain di Kabupaten Cianjur juga merenggut nyawa. Saat itu, sebuah truk bermuatan tepung terigu, kehilangan kendali dan menghajar mobil, sepeda motor, dan pejalan kaki di kawasan Gekbrong.
Saat itu, enam nyawa melayang. Selain pengendara motor, korban meninggal dunia lainnya juga adalah pejalan kaki, termasuk pula pengemudi truk penyebab kecelakaan.***
Editor : Zulfirman


