Memasuki Musim Hujan, Pemkab Cianjur Imbau Warganya Jaga Kebersihan
Pemkab Cianjur mengimbau seluruh warganya untuk menjaga kebersihan untuk mencegah banjir jelang musim hujan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Pemkab CIanjur mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air dan sungai, dari tumpukan sampah guna mencegah bencana alam saat peralihan musim.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, meski hujan yang turun belum merata di Cianjur, berbagai upaya pencegahan bencana alam, terutama banjir, menjadi tanggung jawab bersama.
Kegiatan gotong royong guna membersihkan lingkungan tempat tinggal, termasuk saluran air dan sungai, dari tumpukan sampah dapat rutin dilakukan, sehingga saat hujan turun deras tidak menjadi bencana karena saluran air dan sungai tersumbat.
"Memasuki musim penghujan berbagai upaya antisipasi dan pencegahan terjadinya bencana alam dapat dilakukan dengan cara rutin membersihkan saluran air dan sungai dari sampah yang dapat menghambat debit air, sehingga terjadi banjir," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (23/9/2026).
Sosialisasi terkait upaya tersebut, rutin dilakukan terutama saat menggelar berbagai kegiatan termasuk program Rembug Warga di setiap desa karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah tertinggi bencana alam di Jawa Barat.
Berbagai upaya dilakukan termasuk normalisasi saluran air dan sungai yang dilakukan dinas terkait bersama warga mulai dari wilayah kota, utara dan timur Cianjur, di mana banjir bandang sering melanda karena saluran air dan sungai tidak berfungsi dengan baik.
"Ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga saat peralihan musim kemarau ke hujan tidak ada lagi bencana yang terjadi di Cianjur, namun masyarakat diminta untuk tetap siaga dan waspada serta jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana," katanya.
Kepala BPBD Cianjur Iwan Karyadi mengatakan meski curah hujan belum tinggi dan merata di Cianjur sempat berdampak banjir di Kecamatan Gekbrong karena saluran air banyak tumpukan sampah sehingga tidak berfungsi dengan baik.
Oleh karena itu, pihaknya menyiagakan petugas dan relawan guna melakukan pengawasan dan pelaporan serta mengimbau masyarakat rutin melakukan aksi bersih-bersih lingkungan tempat tinggal dari sampah yang dapat terbawa ke saluran air dan sungai.
"Selama kemarau banyak sampah yang terbawa ke saluran air dan sungai, sehingga saat musim penghujan aliran air tersumbat, sehingga aksi bersih-bersih secara gotong royong rutin dilakukan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

