Menohok, Ini Ungkapan Hariono Saat Sampaikan Perpisahan untuk Bobotoh
Akhirnya, karier Hariono bersama Persib Bandung tamat. Dia telah menandainya dengan manis. Satu gol plus satu assist yang membawa Maung Bandung menang 5-2 melawan PSM Makassar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Akhirnya, karier Hariono bersama Persib Bandung tamat. Dia telah menandainya dengan manis. Satu gol plus satu assist yang membawa Maung Bandung menang 5-2 melawan PSM Makassar.
Seusai laga di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (22/12) sore WIB, itu Hariono diberikan kesempatan menyampaikan pidato perpisahan di hadapan puluhan ribu bobotoh. Dia pun tak sungkan mengungkapkan kekecewaannya lantaran dicoret sang pelatih Robert Rene Alberts.
"Jujur dalam hati, saya ingin pensiun Di persib, tapi pelatih tidak menginginkan keberadaan saya di persib bandung. Izinkan saya mundur dulu dari Persib Bandung," ungkap Hariono disambut gemuruh para bobotoh yang memadati satadion.
Pemain berusia 34 tahun ini mengisyaratkan dia tak bisa berbuat banyak atas keputusan pelatih yang tak lagi memakai jasanya. "Saya mengalah, biarkan saya yang mengalah," tandasnya.
Tampak di bench Persib Robert Alberts berdiri tanpa ekspresi mendengarkan ungkapan Hariono itu. Sementara beberapa penggawa Persib pun tampak larut meresapi kata demi kata yang dilontarkan sang legenda.
Hariono pertama kali datang ke Persib pada medio 2008-2009. Ia merupakan gerbongan Sidoarjo di bawah pimpinan pelatih Jaya Hartono bersama Hilton Morriera, Airlangga Sucipto, dan Waluyo.
Kala itu, kedatangannya tidak istimewa karena saat itu pemain yang disoroti adalah Hilton dan Airlangga. Namun pertandingan ke pertandingan, namanya mulai diperhitungkan.
Permainan simpel, dan dingin di lapangan pun selaras dengan karakter kesehariannya. Permainannya yang tidak stylish namun efektif dan tegas ternyata sesuai dengan skema bermacam pelatih, sejak Jaya Hartono, Drago Mamic, Jajang Nurjaman, Antonic Dejan, Mario Gomez.
Namun saat kepelatihan Robert Rene Alberts, namanya tenggelam dan hanya beberapa kali masuk dalam starting eleven tim. Kini, sang pelatih memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrakya untuk musim 2020 mendatang. (Muhammad Ginanjar)
Editor : Bsafaat

