Mesin Politik Mulai Dipanaskan, Demokrat KBB Mulai Rekrut Saksi yang Tak Terafiliasi Partai 

Perhelatan Pemilu bakal kembali dihelat pada 2029 nanti, namun sejumlah politisi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai memanaskan mesin politiknya.

Mesin Politik Mulai Dipanaskan, Demokrat KBB Mulai Rekrut Saksi yang Tak Terafiliasi Partai 
Pither Tjuandys salah satunya, Sekretaris Partai Demokrat KBB ini memanfaatkan masa reses untuk melakukan konsolidasi Partai Demokrat KBB. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Perhelatan Pemilu bakal kembali dihelat pada 2029 nanti, namun sejumlah politisi di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai memanaskan mesin politiknya.

Sejumlah strategi pun dilakukan untuk mendongkrak kantung-kantung suara di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

Pither Tjuandys salah satunya, Sekretaris Partai Demokrat KBB ini memanfaatkan masa reses untuk melakukan konsolidasi Partai Demokrat KBB. 

Reses yang dilaksanakan di BBC, Kecamatan Cisarua pada masa pertama ini dihadiri oleh masyarakat Lembang, Cisarua, dan Parongpong, struktur Partai Demokrat KBB, serta para ketua RW di Dapil 3.
 
"Reses ini adalah tugas dewan dalam masa tahun anggaran berjalan, yang dilaksanakan selama enam hari di dapil masing-masing," ujar Pither yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD KBB ini.

 "Saya mengundang struktur partai karena menjelang Pemilu 2029, kita harus mempersiapkan diri sejak dini dengan membentuk saksi di seluruh tingkat desa," jelasnya.
 
Pither mencontohkan, di Desa Cihanjuang terdapat 26 TPS, sehingga pendataan dan pembinaan saksi harus dilakukan sejak awal. Sementara di Cihanjuang Rahayu, terdapat 46 TPS yang juga memerlukan persiapan serupa. 

Ia mengajak seluruh pengurus ranting untuk lebih dekat dengan masyarakat dan memahami persoalan yang mereka hadapi.
 
"Jika ditemukan warga yang tinggal di rumah tidak layak huni, catat datanya, foto, dan berikan ke dewan. Kami akan memasukkan data tersebut dalam anggaran dan mengembalikan apa yang menjadi hak mereka," bebernya.
 
Pither mengaku Kecamatan Lembang merupakan kantung suara terbesar selama tiga periode ia menjabat sebagai anggota dewan. 

Menurutnya, pendekatan dan sosialisasi yang baik kepada masyarakat, meskipun wilayah tersebut padat penduduk, menjadi kunci keberhasilan. 

"Saya menerapkan konsep pemenangan by name by TPS, di mana beberapa desa di Kecamatan Parongpong, Cisarua dan Lembang telah menjadi basis suaranya," tuturnya.
 
Dalam reses ini, Pither mengajak seluruh elemen partai untuk turun ke lapangan dan membentuk struktur kepengurusan ranting yang lengkap, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara, hingga bidang OKK. Dengan demikian, mereka dapat langsung mendata RW di tiap desa di wilayah dapil 3.
 
"Langsung turun ke lapangan, lihat apakah ada jalan yang rusak, rumah tidak layak huni, atau kekurangan air. Sampaikan informasi tersebut agar bisa mendapatkan bantuan," ujarnya.

"Dengan begitu, para dewan, khususnya dari Partai Demokrat KBB, bisa memberikan bantuan," katanya.
 
Pither juga menegaskan bahwa pihaknya tidak melibatkan tim sukses sebagai saksi. Untuk menambah suara, mereka diinstruksikan untuk memilih saksi yang tidak terafiliasi dengan partai manapun. 

"Saksi yang kami berikan honor Rp300 ribu harus bisa membawa 10 orang. Artinya, jika saksi A memiliki mertua, orang tua, saudara, dan istri, kuota 10 orang itu sudah terpenuhi. Ini di luar tim sukses atau kepengurusan partai," jelasnya.
 
Sesuai arahan pusat, Pither menargetkan Partai Demokrat KBB meraih 8 kursi pada Pemilu 2029. 

"Saya menargetkan 2 kursi di dapil saya. Pada Pileg 2024, nama saya mendapatkan 6.700 suara di Lembang, dan total sekitar 11.000 suara di tiga kecamatan. Ini menunjukkan bahwa putra daerah Lembang pun kalah dari saya," pungkasnya.


Editor : Doni Ramdhani