Minat TKA Meningkat: Minat TKA Meningkat

MINAT mengikuti TKA tahun ini meningkat. Hampir 3,9 juta murid SMA/SMK sederajat telah melengkapi pendaftaran.

Minat TKA Meningkat: Minat TKA Meningkat
JUMLAH MENINGKAT: Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) di SMAN 4 Surabaya, Jatim, Selasa (22/9). Kemendikdasmen melaporkan jumlah pendaftar TKA jenjang pendidikan SMA/SMK sederajat yang telah melengkapi seluruh proses pendaftaran mengalami kenaikan 350 ribu dibandingkan dengan tahun lalu.(ANTARA/WILLI IRAWAN)

Ada lebih banyak murid yang bersiap menguji kemampuan akademiknya tahun ini. Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK sederajat mencatat kenaikan jumlah pendaftar dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mencatat 3.863.957 murid telah melengkapi seluruh proses pendaftaran TKA 2026. Jumlah itu meningkat 345.790 murid atau 9,8 persen dibandingkan TKA 2025 yang mencatat 3.518.167 peserta.

Kepala Badan Kebijakan dan Pengembangan Mutu Pendidikan (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan, peningkatan tersebut menunjukkan semakin luasnya partisipasi satuan pendidikan dan peserta didik.

“Tahun ini jumlah calon pendaftar TKA meningkat hampir 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menunjukkan partisipasi yang semakin luas dari satuan pendidikan dan peserta didik,” ujar Toni di Jakarta, Kamis.

Namun, angka tersebut belum sepenuhnya final. Kemendikdasmen masih menyelesaikan data residu yang memungkinkan jumlah calon peserta bertambah setelah proses pemutakhiran dilakukan.

Bersama pemerintah daerah dan satuan pendidikan, Kemendikdasmen melanjutkan penyelesaian data untuk memastikan setiap calon peserta memiliki informasi yang lengkap dan sesuai sebelum memasuki tahapan pelaksanaan.

Di balik jutaan nama yang tercatat, persiapan juga berlangsung di sekolah-sekolah. Guru, orang tua, pemerintah daerah, dan peserta didik menjadi bagian dari proses panjang menuju pelaksanaan asesmen.

TKA 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Kemendikdasmen menyiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari kesiapan satuan pendidikan, infrastruktur, sistem, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah, kantor wilayah Kementerian Agama, perguruan tinggi negeri, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kemendikdasmen menegaskan TKA bukan penentu kelulusan dan tidak menggantikan penilaian yang dilakukan satuan pendidikan. Tes tersebut menjadi pelengkap informasi mengenai capaian belajar peserta didik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan.

“TKA melengkapi informasi mengenai capaian belajar peserta didik, sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pendidikan,” kata Toni.

Menjelang hari pelaksanaan, peserta didik diminta mempersiapkan diri dengan belajar secara sungguh-sungguh dan tetap menjaga kesehatan. Sementara sekolah diharapkan memastikan kesiapan teknis sekaligus memberikan pendampingan agar pelaksanaan berjalan tertib.

Jutaan murid kini berada di garis persiapan. Bukan sekadar menanti hari ujian, tetapi memastikan setiap langkah menuju ruang tes berjalan dengan kesiapan yang cukup. (gin)


Editor : Inilahkoran