Mirip Boneka, Visual Pharita BABYMONSTER jadi Sorotan Selama Konser Grup

Pharita BABYMONSTER dinilai mirip boneka hidup karena visual selama konser grup sangat memukau.

Mirip Boneka, Visual Pharita BABYMONSTER jadi Sorotan Selama Konser Grup
Pharita BABYMONSTER.

INILAHKORAN, Bandung - Pharita BABYMONSTER kini jadi sorotan berkat visual memukaunya yanh dinilai mirip boneka hidup.

BABYMONSTER secara resmi memulai WORLD TOUR mereka dengan konser pertama di Seoul, menandai tonggak penting tiga tahun setelah debut

Meskipun setiap anggota terpesona dengan penampilan solo mereka, Pharita dengan cepat menjadi salah satu topik pembicaraan terbesar malam itu berkat visualnya yang menakjubkan dan peningkatan performa yang terlihat jelas.

Untuk penampilan solonya, Pharita membawakan lagu cover 'Super Bass' milik penyanyi Nicki Minaj. 

Mengenakan gaun payet berkilauan dan riasan wajah merah muda lembut, idola asal Thailand ini menuai pujian atas tampil yang sempurna di bawah sorotan lampu panggung.

Rekaman video close-up dari penggemar yang menonjolkan fitur wajahnya yang lembut, kulitnya yang cerah, matanya yang besar, dan auranya yang elegan, membuat para penggemar membandingkannya dengan "boneka hidup" dan "putri Disney dalam kehidupan nyata." 

Banyak penggemar yang bahkan menyebut penampilan terbaiknya sejak debutnya sebagai idola K-Pop.

Sejak debutnya, Pharita telah dikenal sebagai salah satu visual yang menonjol di kancah K-Pop generasi kelima. 

Namun konser ini membuat para penggemar tidak hanya fokus pada kecantikannya, tetapi juga pada kehadirannya di atas panggung.

Pada tahun 2024, Pharita menghadapi kritik setelah beberapa penonton mengklaim bahwa dia kurang berenergi selama acara temu penggemar BABYMONSTER di Jepang. 

Klip perbandingan yang viral menyebabkan tuduhan bahwa tariannya tampak kurang bertenaga dibandingkan anggota lainnya, meskipun penggemar membelanya dengan menunjukkan bahwa dia menyelesaikan setiap gerakan koreografi dan berspekulasi bahwa masalah kesehatan mungkin telah membatasi gerakan kepala tertentu. 

Vokalnya juga menuai reaksi beragam di masa lalu, dengan beberapa orang percaya bahwa nada suara yang lembut dan ringan kurang bertenaga dibandingkan anggota seperti Ahyeon dan Rami.

Selama tur dunia saat ini, banyak penggemar percaya bahwa Pharita telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. 

Vokal live-nya terdengar lebih stabil, kontrol pernapasannya menjadi lebih kuat, dan tariannya tampak jauh lebih percaya diri dan energik sambil tetap mempertahankan gaya anggun khasnya.

Akibatnya, penampilan solonya secara luas dipandang sebagai bukti pertumbuhan artistiknya, dengan banyak yang mengatakan bahwa ia tidak lagi hanya dikenal karena visualnya tetapi telah berkembang menjadi seorang penampil yang serba bisa.***


Editor : Irma Nurfajri