Model dan Atlet Ini Berhasrat Tinggi Jadi Prajurit TNI
Namanya Tenya Nurfatima. Meski menyabet sejumlah prestasi di bidang modelling dan olahraga, mahasiswi Universitas Pasundan (Unpas) itu memiliki cita-cita yang ingin direalisasikan. Sejak kecil, dia menaruh hasrat menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Namanya Tenya Nurfatima. Meski menyabet sejumlah prestasi di bidang modelling dan olahraga, mahasiswi Universitas Pasundan (Unpas) itu memiliki cita-cita yang ingin direalisasikan. Sejak kecil, dia menaruh hasrat menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Perempuan yang lahir di Bandung, 19 Juli 1999 ini sejak duduk di bangku sekolah, dia pernah masuk kelas olahraga nasional sewaktu SMP.
"Waktu SMP dan SMA saya dapat beasiswa menjadi atlet. Mungkin ruang lingkup saya tuh kebanyakan di bidang olahraga. Memang rata-rata teman saya pun yang atlet perempuan cita-citanya jadi tentara, polisi dan lainnya," kata Tenya, Minggu (26/7/2020).
Sejak itu, Tenya mendapatkan beasiswa dari pemerintah di bidang olahraga. Otomatis, dia pun merasa bangga atas pencapaiannya itu dan bisa meringankan beban orang tua dan tidak merepotkan.
"Sampai sekarang pun, saya memiliki cita-cita jadi tentara. Cuma ada pemikiran lain juga, misalnya saya bekerja di Dinas Kebudayaan Parawisata (Disbudpar) sama Dinas Sosial (Dinsos)," imbuh Tenya.
Tujuan hidup Tenya adalah bermanfaat untuk orang lain. Jadi, apapun nanti jadi orang kaya bahkan tidak kayapun sekalipun, menurut dia kesuksesan itu bukan seberapa banyak harta, tapi seberapa banyak bermanfaat untuk orang lain dan bisa menginspirasi orang lain.
"Memang sih, dalam hidup ini pasti banyak kendala apapun. Misalnya, melihat orang lain yang lebih, kadang saya minder. Justru itu yang menjadi motivasi saya, disaat orang lain bisa, kenapa saya tidak bisa. Karena Tuhan menciptakan manusia itu bermacam-macam ada kekurangan dan kelebihan," papar Jurusan Akuntansi ini.
Soal prestasi tak usah ditanya lagi. Segudang preatasi pun kerap ia ukir seperti, Silver Medal Internasional foklore festival choir 2019, juara 4 tolak peluru Putri Pospenas (tingkat nasional) 2016, juara 1 lempar cakram kelas olahraga Nasional (tingkat Provinsi), juara 3 tolak peluru kelas olahraga nasional (tingkat Provinsi), juara supermodel Sukabumi 2014 (piala Gubernur Jawa Barat) juara fotogenic supermodel Sukabumi (piala Gubernur Jawa Barat), juara 2 lontar martil kejuaraan tingkat Provinsi Jabar 2016.
Selain itu, juara 3 top model almada awards 2020, best fotogenic almada awards 2020, juara 3 lontar martil POPDA (tingkat Provinsi) 2014, juara favorit model look Kartini 2019, juara 2 tolak peluru POSPEDA (tingkat Provinsi) 2015, juara 2 lempar cakram POSPEDA (tingkat Provinsi) 2015, juara 3 lempar cakram kejuaraan jawa barat (tingkat Provinsi) 2013, juara 1 tolak peluru POSPEDAWIL (tingkat wilayah 2) 2014, juara 2 lempar cakram POSPEDAWIL (tingkat wilayah 2) 2014, juara 3 tolak peluru kejuaraan banten (tingkat Provinsi) 2015, juara 2 tolak peluru putri O2SN (komisariat Cibadak) 2014, juara 2 tolak peluru putri O2SN tahun 2013 (komisariat Cibadak).
Dia berharap semoga semua tujuannya tercapai dan lancar dan bisa menginspirasi orang lain, dan bisa aktif di oraganisasi kemahasiswaan, salah satunya unit kegitan mahasiswa (UKM).
"Bahwa kamu memiliki kekurangan kamu juga memiliki kelebihan. Seperti misalnya, saya mungkin tidak se pintar orang lain di bidang akademik, tapi saya bisa menutupi aktif di oraganisasi kampus seperti, Himpunan, UKM dan di bidang lainnya untuk meningkatkan kepercayaan diri orang lain juga," tambahnya. (Okky Adiana)
Editor : Doni Ramdhani


