Musda XI Golkar Kota Bogor Digelar 31 Juli, Pendaftaran Calon Ketua Resmi Dibuka
Musda XI Golkar Kota Bogor digelar 31 Juli 2026. Pendaftaran calon ketua resmi dibuka, panitia menjamin proses berlangsung transparan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-DPD Partai Golkar Kota Bogor resmi memulai tahapan Musyawarah Daerah (Musda) XI Tahun 2026 setelah menggelar rapat koordinasi bersama DPD Partai Golkar Jawa Barat. Agenda tersebut menjadi bagian dari percepatan konsolidasi organisasi Partai Golkar di tingkat kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 31 Juli 2026, di Gedung Braja Mustika, Kecamatan Bogor Barat.
Ketua Penyelenggara Musda XI DPD Partai Golkar Kota Bogor, Eka Wardhana, mengatakan seluruh pelaksanaan Musda tingkat kabupaten dan kota ditargetkan rampung paling lambat 31 Agustus 2026. Setelah itu, konsolidasi organisasi akan dilanjutkan melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam) hingga Musyawarah Kelurahan (Muslur).
"Sesuai arahan DPD Jawa Barat, Musda tingkat kabupaten/kota paling lambat selesai 31 Agustus. Setelah itu, kami akan menggelar Muscam hingga Oktober dan Muslur maksimal Desember. Seluruh konsolidasi struktur dari tingkat kota hingga kelurahan tuntas pada akhir tahun 2026," ujar Eka di Sekretariat DPD Partai Golkar Kota Bogor, Kecamatan Tanah Sareal, Selasa (28/7/2026) malam.
Ia menjelaskan, rangkaian Musda akan diawali dengan kegiatan silaturahmi kader pada pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, sidang Musda akan dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Terkait proses pemilihan ketua baru, panitia telah membuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Bogor mulai Rabu (29/7/2026) pukul 00.01 WIB hingga Kamis (30/7/2026) pukul 20.00 WIB.
"Pendaftaran bakal calon kami buka mulai hari ini, Rabu (29/7/2026) pukul 00.01 WIB dan akan ditutup pada Kamis (30/7/2026) pukul 20.00 WIB. Waktu ini kami rasa cukup bagi para kader terbaik untuk memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang diamanatkan dalam AD/ART partai," terang Eka.
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI, M. Aleksander, menyoroti munculnya dinamika politik menjelang pembukaan pendaftaran calon ketua. Ia menyayangkan adanya narasi penolakan terhadap figur tertentu sebelum proses penjaringan resmi dimulai.
Menurutnya, seluruh kader memiliki hak yang sama untuk maju sebagai calon ketua selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam aturan partai.
"Penjaringan baru saja dibuka dan pendaftaran belum berjalan, tapi sudah ada dinamika penolakan. Harapan kami, semua kader terbaik yang ingin maju mengikuti mekanisme resmi yang ada di Juklak Pasal 2 DPP. Semua kader memiliki hak yang sama selama memenuhi kriteria baku partai," tegas Aleksander.
Aleksander memastikan panitia penyelenggara bersama seluruh unsur Partai Golkar Kota Bogor berkomitmen menjaga pelaksanaan Musda XI berlangsung transparan, tertib, demokratis, dan berkualitas.
Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas partai agar dinamika yang berkembang tidak mengganggu jalannya Musda.
"Kami mengimbau agar dinamika ini tidak mengganggu kekompakan kader. Terbukti malam ini, seluruh tahapan kami jalankan bersama dan didukung penuh oleh seluruh unsur partai. Kami ingin Musda XI ini berjalan aman, lancar serta melahirkan kepemimpinan yang membawa kemajuan bagi Partai Golkar di Kota Bogor," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

