Musim Hujan di Tengah Pandemi, Begini Caranya Agar Tak Mudah Sakit

Seseorang harus memberi perhatian ekstra terhadap tubuhnya agar tak mudah sakit di musim hujan akhir-akhir ini.

Musim Hujan di Tengah Pandemi, Begini Caranya Agar Tak Mudah Sakit
Perhatikan betul tubuh kita agar tak mudah sakit di musim hujan.

INILAHKORAN, Bandung- Musim hujan di tengah pandemi covid-19 benar-benar menguji ketahanan tubuh kita.

Di musim hujan, semua orang rentan terserang beberapa penyakit. Mulai dari flu, demam, hingga masuk angin.

Spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, SpPD, K-AI, FINASIM bagi-bagi tips agar tak mudah sakit di musim hujan.

"Sistem imun bisa saja menurun karena kondisi cuaca. Makanya banyak orang yang pada musim hujan itu jadi lebih mudah sakit apalagi jika punya alergi," kata Iris Rengganis.

Baca Juga: Di Negara Ini WFH Bukan Lantaran Pandemi Covid-19, Tapi Udaranya Tercemar Parah

Dalam menjaga daya tahan tubuh, lanjut dia, konsumsi makanan harus benar-benar diperhatikan.

Terutama bagi para pekerja yang sudah bekerja di kantor atau Work From Office (WFO) dan anak-anak yang sudah menjalani kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah pandemi, pastikan agar tidak jajan sembarangan di tempat umum.

Iris melanjutkan, mengonsumsi jahe saat musim hujan di tengah pandemi sangat baik untuk tubuh. Selain itu, vitamin A, B, C, D, dan E juga tak kalah penting karena memiliki khasiat yang baik untuk menjaga daya tahan tubuh..

"Jahe boleh karena hangat, ya. Di dunia kedokteran juga sangat bagus. Di samping itu, vitamin A, B, C, D, dan E, itu harus kita konsumsi," katanya.

Baca Juga: Alhamduillah, Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Cianjur Bakal Direlokasi

Lebih lanjut, Iris menjelaskan bahwa ada banyak yang makanan yang menjadi sumber vitamin C misalnya pepaya, stroberi, mangga, jeruk, dan kiwi.

Kemudian, vitamin A bisa didapatkan dari sumber hewani seperti hati sapi, keju, mentega, dan sumber nabati seperti wortel, paprika merah, ubi jalar, dan bayam. Adapun vitamin B bisa didapatkan dari telur, ikan, sayuran, dan daging, sedangkan vitamin D dengan berjemur di bawah sinar matahari pagi.

"Tapi kalau musim hujan kan enggak bisa berjemur. Jadi, sebaiknya kita konsumsi vitamin D dari luar, misalnya ikan tuna," kata Iris.

Sementara itu, vitamin E yang berperan sebagai antioksidan bisa didapatkan dengan mengonsumsi kacang-kacangan.

Baca Juga: Akibat Hujan Deras Berintensitas Lama, Puluhan Makam di TPU Cikadut Ambles

Selain mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, Iris juga menyarankan untuk tidur cukup delapan jam sehari, mengelola stres, dan aktif bergerak dengan olahraga secara teratur.

"Kalau musim hujan ya olahraganya di rumah, misalnya senam sendirian. Kemudian minum air putih dua liter sehari, kalau mandi ya mandi air hangat, makan dan minum yang hangat," tambahnya.***


Editor : inilahkoran