INILAH, Madrid - Real Madrid menuju rekor terburuk abad ini. Kalah dari Real Betis, maka mereka akan mengoleksi poin paling rendah di abad ke-21.
Los Merengues menghadapi tuan rumah Real Betis di Stadion Villamarin, Minggu (13/1/2019) ini. Mereka membutuhkan kemenangan karena banyak hal. Salah satunya, untuk mengembalikan kepercayaan diri pemain setelah kalah memalukan 0-2 di kandang sendiri dari Real Sociedad pekan lalu.
Tapi, kemenangan lebih mereka butuhkan terutama untuk menghindari rekor buruk. Jika tak mampu mengalahkan tuan rumah, mereka akan mendapatkan torehan poin terburuk di abad ini.
Saat ini, setelah memainkan 18 laga, Real Madrid baru meraih 30 poin. Dengan tambahan tiga poin, mereka akan meraih 33 setelah memainkan 19 laga. Itu sama seperti rekor buruk mereka pada musim 2005-2006. Saat itu, Real Madrid tertinggal 13 poin dari Barcelona. Kini mereka baru tertinggal 10 poin, tapi akan jadi 13 poin jika kalah di kandang Betis dan Barcelona menang saat menjamu Eibar.
Rekor buruh Real Madrid, dengan 30 poin dari 18 pertandingan, hanya pernah terjadi di masa lalu ketika mereka tak mampu memenangkan lebih banyak pertandingan atau saat mengalami krisis, seperti pade musim 1999-2000. Pada saat itu, setelah memainkan 19 pertandingan, Real Madrid bahkan hanya merebut 29 poin.
Pelatih Santiago Solari masih punya peluang agar tidak terjerumus pada rekor hitam itu. Raihan tiga poin akan mengantar mereka untuk tidak kehilangan harapan, tapi juga menyelamatkan rekor negatif.
Sialnya, rekor tandang Real Madrid jauh dari memuaskan musim ini. Dari sembilan laga yang sudah dimainkan di luar Bernabeu musim ini, mereka hanya membukukan 3 kali menang, 2 imbang, dan empat kalah. Hanya mendapatkan 11 dari kemungkinan terbesar 27 poin.
Untungnya, Real Madrid memiliki rekor bagus di Villamarin. Mereka memenangkan tujuh dari 10 pertemuan terakhir di kandang Real Betis dan hanya mengalami dua kali kekalahan. Terakhir mereka kalah di Villamarin pada 2012 lalu. Setelah itu, tiga dari empat pertemuan di kandang Betis dimenangkan Real Madrid, termasuk musim lalu saat mereka menang 5-3. Kala itu, Marco Asensio memborong dua gol, sementara tiga lainnya dicetak Sergio Ramos, Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema. (*)