Naik Lagi! Jumlah Positif Covid-19 di Kabupaten Garut Bertambah Menjadi 13 Kasus
Jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali mengalami kenaikan menjadi 13 kasus jelang libur Nataru.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut kembali mengalami kenaikan menjadi 13 kasus.
Kenaikan jumlah positif Covid-19 di Kabupaten Garut, ditenggarai karena meningkatnya mobilitas masyarakat jelang hari libur natal dan tahun baru (Nataru).
Kasus Covid-19 di Kabupaten Garut mengalami indikasi kenaikan tajam mendekati libur Nataru.
Baca Juga: Belum Sepakan, 2000 Anak di Kota Bandung Sudah Divaksin
Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut seperti disampaikan Koordinator Komunikasi Publik Muksin memperlihatkan kasus aktif Covid-19 di Garut dalam tiga hari terakhir mengalami kenaikan.
Hingga Minggu 19 Desember 2021, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut mencapai sebanyak 13 kasus.
"Hampir setiap hari terdapat penambahan satu kasus baru pasien terkonfirmasi positif Covid-19," ungkap Muksin.
Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Senin 20 Desember 2021, Rumah Tangga Al dan Andin Terancam Hancur Karena Ini?
Sebaliknya, selama rentang waktu tersebut, tak ada penambahan kasus pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Dari sebanyak 13 kasus aktif itu sebanyak dua kasus di antaranya dalam isolasi perawatan rumah sakit, dan selebihnya sebelas kasus isolasi mandiri.
Kasus aktif adalah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan. Jumlah kasus diperoleh dari akumulasi pasien positif dikurangi akumulasi pasien sembuh dan meninggal dunia.
Pasien terakhir terkonfirmasi positif Covid-19 yakni seorang laki-laki (KC-24780 A) berusia 21 tahun dari Kecamatan Cisompet.
Baca Juga: Dewan Sindir Pemkot Bogor, Alun-alun Megah Masjid Agung Terbengkalai
"Dia terkonfirmasi positif dari hasil pemeriksaan rapid test antigen," katanya.
Dengan begitu, akumulasi pasien positif Covid-19 sejak kasus Covid-19 terdeteksi di Garut hingga kini tercatat mencapai sebanyak 24.780 orang.
Sedangkan akumulasi pasien dinyatakan sembuh dari Covid-19 mencapai sebanyak 23.595 orang, atau sekitar 95,22 persen; dan akumulasi pasien terpapar Covid-19 meninggal dunia mencapai sebanyak 1.172 orang, atau sekitar 4,73 persen.
Baca Juga: David da Silva dan Bruno Cantanhede Telat Gabung Persib, Terganjal Masalah Ini...
"Melihat perkembangan kasus Covid-19 ini, artinya pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Makanya, protokol kesehatan harus tetap dijaga, dan vaksinasi juga diikuti secara lengkap untuk perlindungan diri !" ujar Muksin.
Dia juga kembali menegaskan pentingnya mengurangi mobilitas pada musim liburan nataru sekarang ini sebagaimana seruan Wabup Garut Helmi Budiman.
Hal itu untuk mencegah adanya lonjakan kasus Covid-19, termasuk ancaman varian Omicron.***(zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


