Napoli vs Inter Milan, Neraka San Paolo
INTER Milan memulai 2020 dengan lawatan sulit ke markas Napoli, Stadion San Paolo, Selasa (7/1) dini hari WIB. Kutukan membayangi mereka.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INTER Milan memulai 2020 dengan lawatan sulit ke markas Napoli, Stadion San Paolo, Selasa (7/1) dini hari WIB. Kutukan membayangi mereka.
"Pertandingan yang sangat penting dan kami telah menantikannya. Kami ingin mengubah segalanya. Kami yakin meraih hasil bagus," ujar Pelatih Inter, Antonio Conte dilansir situs resmi klub.
Conte seolah ingin membuang jauh-jauh catatan di atas kertas. Dia tak mau, para pemainnya terkena 'sugesti' buruk berupa rekor 13 kali tak pernah menang di kandang tim berjuluk I Partenopei itu.
Bagi Conte, hasil akhir akan sangat ditentukan bagaimana kinerja pemainnya di lapangan nanti. Dia pun menuntut kesempurnaan performa dari Romelu Lukaku dan kawan-kawan.
"Sejauh ini mereka sudah sangat baik dalam menjalankan segala strategi. Hal itu membuat kami konsisten di jalur juara. Kami ingin terus seperti ini," lanjutnya.
Ya, Inter jadi penantang utama Juventus dalam perburuan gelar scudetto musim ini. Kedua tim berbagi puncak klasemen dengan sama-sama mengoleksi 42 poin. Maka wajar, tekanan tinggi diemban Inter Milan lantaran di pertandingan lainnya Juventus 'hanya' meladeni Cagliari.
"Kami tak memikirkan itu (laga Juventus). Kami ingin terus meraih hasil baik dan kami tak peduli dengan itu (klasemen)," tegas Conte.
Keyakinan Conte bisa berbuah manis. Dari sisi performa, Inter jelas jauh lebih oke ketimbang Napoli. Nerazzurri belum terkalahkan dalam laga-laga tandangnya di Serie A musim ini. Mereka menang tujuh kali dan imbang satu kali.
Skuat Inter juga lebih lengkap karena bisa menurunkan kekuatan penuh. Beda dengan Napoli yang pincang lantaran kehilangan Nikola Maksimovic akibat skorsing. Kalidou Koulibaly hingga Faouzi Ghoulam juga mengalami cedera.
Inter akan kembali mengandalkan ketajaman duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez bakal di lini serang. Trio Stefano Sensi, Marcelo Brozovic, dan Roberto Gagliardini bakal jadi penyeimbang di lini tengah. Milan Skriniar, Stefan de Vrij, dan Diego Godin tetap menjadi tembok kokoh untuk Samir Handanovic di bawah mistar.
Di sisi lain, Napoli masih dalam masa transisi. Manajemen klub memecat Carlo Ancelotti dan menunjuk Gennaro Gattuso sebagai suksesor.
Debut Gattuso bersama tim barunya belumlah meyakinkan. Setelah kalah 1-2 menjamu Parma, mereka cuma menang tipis 2-1 atas Sassuolo di kandang lawan.
"Kami tahu tim ini masih belum sehat, kami belum menang selama dua bulan sebelum ini. Hasil ini membantu tetapi kami tak bisa disembuhkan dalam waktu satu malam," lugas Gattuso dilansir Football Italia. (bsf)
HEAD TO HEAD
20-05-2019 Napoli 4-1 Inter (Serie A)
27-12-2018 Inter 1-0 Napoli (Serie A)
12-03-2018 Inter 0-0 Napoli (Serie A)
22-10-2017 Napoli 0-0 Inter (Serie A)
01-05-2017 Inter 0-1 Napoli (Serie A).
LIMA LAGA TERAKHIR NAPOLI
02-12-2019 Napoli 1-2 Bologna (Serie A)
08-12-2019 Udinese 1-1 Napoli (Serie A)
11-12-2019 Napoli 4-0 Genk (UCL)
15-12-2019 Napoli 1-2 Parma (Serie A)
23-12-2019 Sassuolo 1-2 Napoli (Serie A).
LIMA LAGA TERAKHIR INTER
01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)
07-12-2019 Inter 0-0 Roma (Serie A)
11-12-2019 Inter 1-2 Barcelona (UCL)
16-12-2019 Fiorentina 1-1 Inter (Serie A)
22-12-2019 Inter 4-0 Genoa (Serie A).
PRAKIRAAN PEMAIN
Napoli (4-3-3):
Meret; Rui, Luperto, Manolas, Lorenzo; Allan, Fabian Ruiz, Zielinski; Insigne, Milik, Callejon.
Pelatih: Gennaro Gattuso.
Inter (3-5-2):
Handanovic; Godin, de Vrij, Skriniar; Biraghi, Sensi, Brozovic, Gagliardini, Candreva; Lautaro Martinez, Lukaku.
Pelatih: Antonio Conte.
Editor : Bsafaat

