Nasib Teras Cihampelas Masih Menggantung, Pembongkaran Tunggu 'Lampu Hijau' KPK
Pembongkaran Teras Cihampelas hingga saat ini belum dilakukan. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut rencana tersebut masih menunggu
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Nasib Teras Cihampelas hingga kini masih menggantung. Rencana pembongkaran ruang publik di kawasan Jalan Cihampelas Kota Bandung itu masih menunggu izin lembaga terkait.
Dalam peninjauan kebijakan dan program infrastruktur minggu ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan, langkah pembongkaran tidak bisa dilakukan sembarangan, melainkan harus melalui prosedur resmi.
“Teras Cihampelas memang sudah lama menjadi perhatian. Kondisinya tidak lagi sesuai dengan kebutuhan tata kota modern. Karena itu, kami sedang mengusahakan izin pembongkaran dari KPK dan lembaga-lembaga lain,” kata Farhan, Rabu (8/4/2026).
Koordinasi dengan Gubernur Jabar
Menurut dia, setelah izin keluar pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Gubernur Jawa Barat guna mendapatkan dukungan penuh. “Saya harus memastikan semua proses sesuai aturan, tidak menimbulkan kerugian negara dan tetap menjaga transparansi,” ucapnya.
Sejauh ini kata Farhan, pemerintah kota masih mengalokasikan anggaran pemeliharaan Teras Cihampelas. Namun, pihaknya menekankan pembongkaran akan menjadi solusi jangka panjang bagi penataan ruang kota.
“Kita ingin Kota Bandung lebih tertata, lebih ramah bagi warga dan wisatawan. Teras Cihampelas harus menjadi bagian dari transformasi itu,” ujar dia.
Ruang Publik Baru
Teras Cihampelas lahir dari sebuah gagasan besar untuk menata ulang wajah Jalan Cihampelas, salah satu kawasan belanja paling ikonik di Kota Bandung.
Sebelum skywalk dibangun, kawasan ini identik dengan kemacetan, trotoar sempit, serta pedagang kaki lima yang berjualan di bahu jalan hingga kerap mengganggu pejalan kaki dan arus lalu lintas.
Gagasan pembangunan Teras Cihampelas dicetuskan oleh Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung.
Saat itu, dia ingin menghapus kesan kumuh sekaligus menghadirkan ruang publik baru yang lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan berdaya tarik wisata. Skywalk dipilih sebagai solusi untuk memindahkan aktivitas pejalan kaki dan pedagang ke ruang di atas jalan.
Pada masa awal peresmian tahun 2019 silam, Teras Cihampelas langsung menjadi magnet wisata dan ikon baru Kota Bandung.
Namun, kejayaan itu perlahan memudar. Sekitar dua tahun setelah beroperasi, pamor Teras Cihampelas mulai menurun. Aktivitas pengunjung berkurang, kios-kios mulai sepi, dan daya tarik kawasan tidak lagi sekuat saat awal dibuka.
Kondisi tersebut semakin memburuk ketika pandemi Covid-19 melanda. Banyak pedagang meninggalkan kiosnya, dan Teras Cihampelas terlihat semakin tidak terawat.
Timbulkan Berbagai Persoalan
Hasil evaluasi itu berujung pada keputusan besar. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan rencana pembongkaran Teras Cihampelas akan segera direalisasikan.
Menurut Farhan, bangunan tersebut tidak lagi memberikan manfaat signifikan bagi publik dan justru menimbulkan berbagai persoalan.
“Jadi, dalam sebuah dialog saya dengan Pak Gubernur dan Pemprov memang akan dibongkar. Tapi izin pembongkarannya dari kita. Kami sedang mengupayakan izin pembongkaran tersebut,” kata Farhan, awal Januari lalu. ***
Editor : Gin gin T Ginulur
