Polemik Formula E, Giring Ungkap Fakta Baru, : Sudah Tahu Kerugiannya Rp1,3 Triliun
Tak bosan-bosan,Plt Ketua Umum PSI, Giring Ganesha terus memojokan Anies Baswedan dalam acara podcast Deddy Corbuzier dan sebut kerugiannya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN,Jakarta- Datang sebagai bintang tamu di acara podcast Deddy Corbuzier, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSI Giring Ganesha mengungkap fakta baru terkait penyelenggaraan Formula E.
DAlam podcast Deddy Corbuzier itu mantan vokalis Nidji ini mengatakan, penyelenggaraan Formula E bisa merugikan uang rakyat hingga Rp1,3 triliun.
"Dari 24 kota yang menyelenggarakan Formula E, cuma Jakarta yang ada commitment fee-nya," ungkap Giring.
Semakin tertarik menggali jawaban Giring, Deddy Corbuzier bertanya mengapa dirinya baru mengangkat isu Formula E sekarang.
"Jadi menurut lu Formula E ini seharusnya tidak dilakukan? Kenapa baru protes sekarang?" tanya ayah dari Azka Corbuzier ini.
Baca Juga: Kian Memanas, Ucapan Gatot Soal Susupan PKI, Fadli Zon:Tidak Bisa Benda Museum Seenaknya Diangkut
Giring pun langsung menjawab pertanyaan presenter kondang itu. Dia menerangkan bahwa PSI dan PDIP sudah memperjuangkan hal ini sejak 2020.
"Kita PSI sama PDIP sudah berjuang dari tahun 2020 supaya Formula E ini dibatalkan," kata Giring.
Sejak pandemi Covid -19, Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan refocusing anggaran. Menurutnya, lebih penting penggunaan APBD digunakan untuk pemulihan ekonomi.
"Makanya kemarin ada hak interpelasi. Ini kita mau nanyain kenapa Formula E ini dananya 100 persen APBD, uang rakyat," tutur pelantun lagu Laskar Pelangi ini.
Lebih lanjut Giring mengungkap kemungkinan kerugian yang ditimbulkan dari penyelenggaraan Formula E yang menurutnya bisa sampai Rp1,3 triliun.
Baca Juga: AH! Setelah Serang Anies, Giring Ganesha Sebut Kader PSI Paling Pas Jadi Gubernur DKI
"Sudah tahu kerugiannya Rp1,3 triliun itu perkiraan sebelum pandemi yang semuanya baik-baik aja," bebernya.
Belakangan ,Giring Ganesha menjadi perbincangan publik lantaran kritikannya yang menyebut Anies Baswedan sebagai gubernur pembohong.***(Yosep Saepul Ramdan)
Editor : inilahkoran


