Galak! Sambil Gebrak Meja Tina Toon Kritik Kebijakan Anies Baswedan: Balapan Enggak Bikin Kenyang!
Anggota DPRD Jakarta Tina Toon mengkritisi kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait rencana balapan Formula E di Monas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Masih hangat pernyataan kontroversial Giring Ganesha menyebut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, kini muncul pernyataan Tina Toon yang tak kalah menohok.
Agustina Hermanto alias Tina Toon yang kini menjabat Anggota DPRD Jakarta, mempertanyakan kebijakan Anies Baswedan terkait rencana Anies Baswedan menggelar balapan Formule E di Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Juni 2022 mendatang.
Seperti dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, dalam rapat paripurna DPRD Jakarta belum lama ini, Tina Toon bahkan sampai menggebrak meja sembari mengatakan kader PDIP yang menjadi wakil rakyat diambil sumpahnya untuk menjaga uang rakyat.
Baca Juga: Banyak Warga Jakarta Belum Jalani Vaksinasi, Anies Ungkap Alasannya Begini
Kepada pimpinan sidang, Tina tegas mengatakan jika balapan tidak akan membuat rakyat Jakarta kenyang.
"Tentang balapan Formula E. Balapan nggak bikin kenyang ketua," kata Tina Toon terdengar tegas dalam video yang yang dilihat di akun Instagram @tinatoon101 pada Kamis, 30 September 2021.
Dia memandang jika masih banyak kepentingan lain yang seharunya diurus pemerintah Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan.
Baca Juga: AH! Setelah Serang Anies, Giring Ganesha Sebut Kader PSI Paling Pas Jadi Gubernur DKI
Terlebih, untuk biaya balapan Formula E kata Tina Toon akan menghabiskan biaya ratusan miliar rupiah.
Tina Toon lantas memperingatkan jika saat ini Jakarta masih dikpung masalah Covid-19 dan banjir. "Kita juga ini masih Covid-19, banjir."
Dengan kondisi saat ini, Tina Toon menilai gelaran balapan Formula E hanya akan membuang uang rakyat.
Mantan penyanyi cilik, itu menuding jika program Anies Baswedan tidak pro rakyat dan malah menyengsarakan.
"Kami hanya ingin bertanya untuk program pemprov yang kami nilai tidak pro rakyat. Formula E akan mengeluarkan uang rakyat yang fantastis, triliunan kalau lanjut," ucapnya tegas.
Baca Juga: Giring Ganesha Angkat Bicara! Ungkap Alasan Tuding Anies Pembohong, Tak Peduli Dihujat Publik
Sebelumnya diberitakan, beberapa partai politik (parpol) besar bahkan baru-baru ini mengajukan interpelasi kepada Anies Baswedan lewat rapat paripurna terkait Formula E.
Namun sayangnya, rapat paripurna tersebut harus ditunda lantaran 7 Fraksi di DPRD Dki Jakarta menolak adanya interpelasi ke Anies Baswedan.
Rapat paripurna tersebut harus ditunda lantaran tidak memenuhi kuorum dan hanya diikuti oleh 31 orang dari fraksi PDIP dan PSI sebagai pengusul interpelasi Formula E.***
Editor : inilahkoran


