Komentari Aksi Marah-marah Risma, Bamsoet: Harga Diri Seseorang Tidak Boleh Dilukai
Aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini yang marah-marah sambil mengancam salah satu pendamping PKH di Gorontalo menjadi sorotan publik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Baru-baru ini, aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini yang marah-marah sambil mengancam salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Gorontalo menjadi sorotan publik.
Menanggapi aksi Risma tersebut, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan sebagai seorang pemimpin harus bisa menjadi teladan bagi masyarakat.
Menurutnya, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk meluapkan kemarahan.
"Katakanlah pimpinan di level kecil, kalau marah dengan bawahan biasanya kita panggil dalam satu ruangan, empat mata," ujar Bamsoet di Gedung DPR, Senayan, Senin 4 Oktober 2021.
Baca Juga: FAKTA! Natalius Pigai Sering Jadi Korban Rasialisme, Fotonya Pernah Disandingkan dengan Gorila
Lebih lanjut, Bamsoet juga berpesan agar jangan sampai harga diri seseorang menjadi terluka karena luapan amarah.
"Kita marah keras tidak apa-apa, yang penting adalah pesan sampai tetapi harga diri seseorang tidak boleh dilukai," imbuhnya.
Bamsoet berpikir, Risma terlalu bekerja keras dan mungkin memerlukan istirahat.
"Menurut saya mungkin bu Risma terlampau kerja keras, butuh istirahat, rileks supaya pikiran jernih dan terbuka," ungkapnya.
Baca Juga: Hebaaat....Azis Syamsuddin Disebut Punya Delapan Orang di KPK untuk Amankan Perkara
Meski demikian, Bamsoet juga berharap agar Risma bisa menjaga keseimbangan saat bertugas.
"Sebagai sosok pemimpin luar biasa memimpin Surabaya, mungkin karena kerja keras beliau itu bu Risma perlu menjaga keseimbangan. Tapi kalau bicara soal prestasi, kami memberikan apresiasi," tuturnya.***(Firda Rachmawati)
Editor : inilahkoran

