Varian Omicron Menyebar 500 Persen Lebih Cepat, Siti Fadilah: Semoga Bukan Senjata Biologis
Siti Fadilah, mantan Menkes RI itu berharap Varian Omicron bukan senjata biologis hasil rekayasan manusia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Siti Fadilah bicara soal varian Omicron yang mulai bikin resah seantero dunia.
Siti Fadilah menilai varian Omicron memang lebih cepat penyebarannya ketimbang varian-varian Covid-19 lainnya seperti Delta.
Hanya saja, menurut Siti Fadilah varian Omicron jauh lebih lemah tingkat keganasannya ketimbang Delta ataupun varian Covid-19 lainnya.
Baca Juga: Antisipasi Munculnya Omicron di KBB, Hengky Kurniawan Bakal Lakukan Langkah Ini
"Omicron ini jauh lebih cepat menular, sampai 500 persen atau 5 kali lipat menularnya," ungkap Siti Fadilah di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored, Rabu 15 Desember 2021.
Tapi, lanjut Siti Fadilah, tingkat keganasan varian Omicron seharusnya jauh lebih lemah lantaran tingkat penyebaran yang begitu cepat. Menurutnya, hal itu sudah menjadi hukum alam dari mutasi sebuah virus.
"Kalau virus itu berubah lebih menular maka keganasannya juga turum. Itu aksioma, hukum alam," lanjutnya.
Baca Juga: Spider-Man: No Way Home Tayang Perdana Hari Ini, Simak Cara Beli Tiket Secara Online
Yang dikhawatirkan Siti Fadilah, varian Omicron ini adalah sebuah senjata biologis yang sengaja diciptakan untuk kepentingan tertentu.
Andai saja ternyata varian Omicron lebih mematikan, maka Siti Fadilah yakin virus itu merupakan senjata biologis buatan manusia.
"Mungkin gak pernah memikirkan ada bioweapon, padahal Bill Gates sudah bilang loh dunia ke depan ini akan dihadapkan dengan bioterrorism atau bioweapon," tegasnya.
Baca Juga: Pelatih Vietnam Marah! Tantang Timnas Indonesia Lakukan Ini Saat Duel di Piala AFF 2020
Seperti diketahui, varian Omicron mulai menyebar di beberapa negara, bahkan yang secara geografis dekat dengan Indonesia.
Salah satunya Singapura, yang telah melaporkan adanya temuan kasus paparan varian Omicron.
"Kita kan berharap ini alami, kalau alami jawaban saya seperti itu. Andaikan tidak seperti itu, pasti itu direkayasa manusia," pungkas Siti Fadilah.***
Editor : inilahkoran


