Waspada! 17 Warga Tangsel Positif Omicron, Kebanyakan dari Transmisi Lokal
Kepala Dinkes Tangerang Selatan Alin Hendarlin menyampaikan terdapat 17 warga Tangsel terpapar virus Covid-19 varian Omicron.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan melalui Kepala Dinkes Tangerang Selatan Alin Hendarlin menyampaikan terdapat 17 warga Tangsel terpapar virus Covid-19 varian Omicron.
Sebanyak 17 warga Tangerang Selatan yang terpapar virus Covid-19 varian Omicron, 16 diataranya tertular dari transmisi local dan satu orang merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).
"Kesimpulannya ada 16 kasus Omicron di Tangsel, semuanya transmisi lokal. Satu lainnya ini (PPLN) datanya ditarik ke pusat langsung, sehingga di Tangsel kini tercatat ada 16 kasus Omicron," kata Alin Hendarlin dikutip dari PMJ News, Selasa, 25 Januari 2022.
Baca Juga: Persaingan Sengit! Robert Alberts Tuntut Skuat Persib Miliki Motivasi Juara
Alin mengatakan, sejak munculnya kasus varian Omicron di Tangsel, lima pasien dari 17 orang yang terpapar telah dinyatakan sembuh.
Adapun 12 orang lainnya yang terkonfirmasi positif Omicron saat ini menjalani isolasi secara mandiri dan terpusat.
"Kecuali satu warga Tangsel, yang positif Omicron setelah bepergian dari luar negeri, yang saat ini dirawat di RS kawasan Jakarta," bebernya.
Baca Juga: Program Telkom IndiHome Charity Terus Sebarkan Semangat Positif di Masa Pandemi
Dikatakan Alin, warga yang terpapar kebanyakan mengalami gejala ringan seperti sakit tenggorokan, batuk, dan pilek.
Untuk itu, masyarakat diminta terus patuh terhadap protokol kesehatan dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Yang terpapar pun sudah menerima dosis 2 kali vaksinasi Covid-19.
"Strateginya sama saja karena musuhnya sama, hanya penularannya cepat,” ungkap Alin.
Baca Juga: Sinopsis Film Unlocked: Aksi Menggagalkan Teror, Tayang Malam Ini di Bioskop TransTV
“Jadi yang kami imbau adalah pertama masyarakat harus taat prokes, saling menjaga, kesadaran kolektifnya ditingkatkan lagi, sehingga pemutusan rantai penularan ini cepet," imbuhnya.***
Editor : inilahkoran


