Mendag Lutfi Sebut Babi di China Jadi Penyebab Harga Kedelai Tinggi

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebut salah satu faktor harga kedelai menjadi tinggi yakni karena peternakan babi di China.

Mendag Lutfi Sebut Babi di China Jadi Penyebab Harga Kedelai Tinggi
Menteri Perdagangan Muhamad Lutfi

INILAHKORAN, Bandung - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebut salah satu faktor harga kedelai impor menjadi tinggi yakni karena peternakan babi di China.

Lutfi mengatakan ada lima miliar babi baru di China yang semua pakannya adalah kedelai.

"Di China, awalnya peternakakn babi di sana tidak makan kedelai, tapi sekarang makan kedelai. Apalagi baru-baru ini ada lima miliar babi di peternakan China itu makan kedelai," Ujar Lutfi dikutip dari Antara, Senin 21 Februari 2022.

Baca Juga: Nggak Susah Tanpa Antre, Nagita Slavina Santai Beli Minyak Goreng Harganya Mahal Melintir

Selain dari adanya peternakan babi di China, permasalahan lain yang menyebabkan harga kedelai tinggi yaitu cuaca buruk El nina di kawasan Amerika Selatan.

"Kedelai di Indonesia yang harganya belakangan ini naik karena adanya beberapa permasalahan dan terjadinya El Nina di Argentina," katanya.

Lutfi menyampaikan harga kedelai per gantang menjadi 18 dollar Amerika Serikat (AS) setelah sebelumnya 12 dollar AS per gantang.

Baca Juga: WHO Rilis Peringkat Negara dengan Kasus Covid 19 Tertinggi, Indonesia Nomor Berapa?

Sementara itu, Lutfi juga mengatakan saat ini pihaknya tengah menyiapkan mitigasi dari melambungnya harga kedelai secara nasional.

"Kami sedang menyiapkan mitigasinya dan kesempatan pertama minggu depan akan kami umumkan kebijakannya seperti apa," tuturnya.***


Editor : inilahkoran