Terbitkan SE Larangan ASN Terima Gratifikasi Lebaran, Bupati Bogor Ade Yasin Malah Kena OTT KPK

Bupati Bogor Ade Yasin terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap. KPK melakukan kegiatan tangkap tangan

Terbitkan SE Larangan ASN Terima Gratifikasi Lebaran, Bupati Bogor Ade Yasin Malah Kena OTT KPK
Terbitkan SE Larangan ASN Terima Gratifikasi Lebaran, Bupati Bogor Ade Yasin Malah Kena OTT KPK

INILAH KORAN, Bandung – Bupati Bogor Ade Yasin menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 700/547-Inspektorat.

SE tersebut terkait larangan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk menerima gratifikasi Lebaran 2022.

Di dalamnya mengatur setiap ASN, pimpinan, dan karyawan BUMD dilarang melakukan permintaan, pemberian, serta penerimaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan atau kewenangannya berkaitan dengan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah atau pandemi Covid-19.

Baca Juga: Aksi Polisi Tembak Mobil Pelaku di Pasir Koja, Kabid Humas : Sudah Tiga Kali Lolos Penangkapan

"Tindakan tersebut dapat menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan atau kode etik, dan memiliki risiko sanksi pidana," ucap Ade Yasin dikutip dari Antara, Rabu, 27 April 2022.

Namun, setelah terbitnya SE tersebut, Bupati Bogor Ade Yasin malah terjaring OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Komisi anti rasuah tersebut menangkap Bupati Bogor, Jawa Barat Ade Yasin terkait kasus dugaan suap.

Baca Juga: Lirik Lagu​ You Are Enough – Sleeping At Last

"Benar, tadi malam sampai Rabu (27/4) pagi, KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dikutip dari Antara, Rabu, 27 April 2022.

Selain Bupati Bogor, kata dia, beberapa pihak yang turut ditangkap di antaranya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya.

Ali mengungkapkan kegiatan tangkap tangan tersebut dilakukan karena ada dugaan tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan suap.

Baca Juga: Spoiler Ikatan Cinta Rabu 27 April 2022: Andin Izinkan Amar untuk Bertemu dengan Reyna dan Mama Rosa?

"KPK masih memeriksa pihak-pihak yang ditangkap tersebut dan dalam waktu 1x24 jam, KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan dimaksud," tuturnya.


Editor : inilahkoran