Neymar, Pilih Barcelona Atau Real Madrid?

Neymar kini beredar di bursa transfer. Apakah dia akan jadi milik Real Madrid atau Barcelona? Bola kini ada di tangan Florentino Perez dan josep Maria Bartomeu.

Neymar, Pilih Barcelona Atau Real Madrid?

INILAH, Paris - Neymar kini beredar di bursa transfer. Apakah dia akan jadi milik Real Madrid atau Barcelona? Bola kini ada di tangan Florentino Perez dan josep Maria Bartomeu.

Dengan persoalan hukum, masalah cedera, dan hal-hal lainnya, banyak hal yang harus dipikirkan para petinggi Real Madrid dan Barcelona. Yang jelas, Paris St Germain, mulai gerah dengan ulah antik bintang Brasil ini.

Nasser Al Khelaifi, petinggi PSG, dalam wawancara belum lama ini, jelas-jelas menegaskan Neymar harus memikirkan proyek klub sebagai prioritasnya jika ingin tetap di Parc des Princes. Kalau tidak, maka posisinya bukanlah pemain yang diinginkan, meskipun PSG juga takkan buru-buru menjualnya.

Pertanyaannya sekarang, apakah sikap PSG ini datang terlambar? Pasalnya, Neymar sendiri tak lagi masuk perencanaan awal musim panas ini, baik bagi Real Madrid maupun Barcelona. Neymar pun akan membuat klub harus menggelontorkan duit sedikitnya 220 juta euro, meskipun PSG bisa saja menurunkan harga itu jika ada pemain lain yang terlibat dari transfernya, terutama terkait dengan Real Madrid.

Jika Barcelona bergerak mendapatkan kembali Neymar, maka mereka harus menuntaskan lebih dulu isu kontrak Antoine Griezmann. Kesepakatan itu sudah ditandatangani tiga bulan lalu oleh Griezmann melalui pengacaranya, Sevan Karian. Tapi, sampai saat ini, belum ada kemajuan berarti. Jika sampai 1 Juli tak ada kejelasan, bukan tak mungkin kesepakatan itu akan dipatahkan pihak-pihak terkait.

Seandainya hal itu yang terjadi, maka itu akan memarakkan bursa transfer. Pasalnya, jika Barcelona menerima Neymar, terbuka kemungkinan Griezmann yang akan ke PSG. Klub tersebut akan menyatukan dua penyerang utama tim nasional Prancis: Griezmann-Kylian Mbappe.

PSG tak masalah untuk membayar gaji Griezmann. Meski begitu, Griezmann sebelumnya pernah menolak main untuk klub Prancis, kecuali untuk Olympique Marseille atau Olympique Lyon.

Tantangan lain dalam hubungan Barcelona dan Neymar adalah masih adanya dua kasus terbuka yang melibatkan mereka. Pertama adalah Barcelona masih menguber pengembalian 20 juta euro bonus penandatanganan kontrak. Mereka berdalih bahwa bonus yang sudah dibayarkan itu adalah untuk kontrak sampai 2022 dan harus dikembalikan jika kesepakatan itu tak dijalankan.

Neymar menilai hal tersebut bukanlah kasus. Dia malah berkilah Barcelona yang berutang kepadanya senilai 43,5 juta euro untuk pembayaran kedua. Barcelona menolak membayarkan karena ada tanda-tanda Neymar akan pindah ke PSG. Tiga hari setelah itu terbukti, dia bergabung dengan klub Prancis itu.

Kedua persoalan hukum ini bisa dikesampingkan jika kedua kubu sepakat untuk bersatu kembali. Atau, bisa mencapai kesepakatan, mungkin melalui bonus penandatanganan kontrak yang baru.

Keuntungan terbesar Neymar di Barcelona adalah di ruang ganti pakaian. Sejak awal, Barcelona sudah mencoba meyakinkan Neymar untuk bertahan di Camp Nou dan jadi suksesor Lionel Messi, meskipun akhirnya dia meninggalkan juga Camp Nou.

Dalam situasi saat ini, setelah gagal menembus perburuan Pemain Terbaik Dunia dalam dua tahun terakhir karena cedera yang membatasi penampilannya di Paris. Dia tak bisa berdalih lagi dan paham hubungan persahabatannya dengan Messi dan Luis Suarez akan krusial.

Destinasi alternatif Neymar adalah Real Madrid. Presiden Real Madrid, Florentino Perez sudah lama mengagumi penyerang Brasil itu dan berulang kali ingin menggaetnya. Mungkin kini adalah kesempatan paling realistis bagi Perez untuk mewujudkan impiannya.

Dilema bagi Real Madrid adalah apakah mereka akan menanamkan investasi dengan mengontrak Neymar, sementara ada peluang bagi mereka untuk menggaet Kylian Mbappe.

PSG sudah menegaskan Mbappe takkan dijual. Dan, jika Neymar meninggalkan klub tersebut, itu akan membuat Mbappe akan tumbuh berkembang lebih baik mengingat kini dia punya kesempatan untuk menjadi pemimpin klub.

Masalah bagi Real Madrid adalah mereka sudah mendapatkan Eden Hazard. Dengan adanya pemain-pemain seperti Vinicius Junior, Luka Jovic, Karim Benzema, dan Marco Asensio, persaingan di lini depan akan ketat. Tak ada jaminan starter bagi Neymar.

Gajinya sebesar 3 juta euro setiap bulan, 36 juta euro setahun, juga akan merusak struktur penggajian Real Madrid. "Jika Maradona datang, dia akan mendapatkan apa yang layak didapatkan Maradona," kata Perez suatu ketika. Jika Neymar datang, gajinya tentu saja sekelas Neymar. Apakah Real Madrid sanggup mewujudkan, itu yang jadi pertanyaan.
 


Editor : Zulfirman