Normalisasi Sungai Cikunten Bongkar Rumah, Warga Terdampak Terpaksa Mengontrak
Proyek normalisasi sungai Cikunten di Kampung Ngamplang, Kawalu, Kota Tasikmalaya membongkar sejumlah bangunan di sempadan sungai.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Proyek normalisasi sungai Cikunten di Kampung Ngamplang, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya membawa konsekuensi bagi warga yang selama bertahun-tahun menempati bangunan di sempadan sungai.
Sejumlah bangunan di sempadan sungai Cikunten mulai dibongkar seiring pelaksanaan proyek normalisasi yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah sungai (BBWS) Citanduy.
Salah seorang warga terdampak, Soni (45), mengaku pasrah rumah yang telah ditempatinya selama sekitar 20 tahun harus dibongkar. Menurutnya, lahan yang selama ini ditempatinya merupakan aset milik negara sehingga dia menerima keputusan tersebut.
"Saya menerima saja. Rumah dibongkar karena memang lahannya milik negara," ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Namun, pembongkaran itu membawa beban baru bagi kehidupan keluarganya. Sejak dua bulan terakhir, Soni terpaksa mengontrak rumah di sekitar lokasi setelah mendapat pemberitahuan agar mengosongkan bangunan sebelum proyek dimulai.
"Dulu hanya mikirin beras sama lauk pauk. Sekarang harus mikirin bayar kontrakan juga," katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Soni mengaku bekerja serabutan sebagai tukang parkir dan sesekali menjadi buruh bangunan.
Meski menerima pembongkaran rumahnya, Soni berharap penertiban dilakukan secara adil tanpa tebang pilih. Dia menilai masih ada sejumlah bangunan di lokasi yang belum dibongkar sehingga menimbulkan pertanyaan di kalangan warga.
"Kalau memang mau dibongkar, ya dibongkar semuanya. Jangan ada yang dibongkar, sementara yang lain masih tetap berdiri dengan berbagai alasan," ucapnya.
Menurut Soni, hingga proyek berjalan sekitar tiga hari, baru tiga bangunan yang dibongkar, sedangkan bangunan lainnya masih belum ditertibkan.
Sementara itu, perwakilan BBWS Citanduy Asep Kurniawan membenarkan adanya pekerjaan normalisasi sungai Cikunten. Ia mengatakan proyek tersebut merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Citanduy.
"Iya betul, kegiatan saat ini merupakan pekerjaan Kemen PU BBWS Citanduy. Informasi dari divisi pelaksana, pekerjaan berlangsung sampai Desember," katanya.
Proyek normalisasi sungai Cikunten dilakukan sebagai bagian dari upaya penataan dan peningkatan kapasitas aliran sungai. Di sisi lain, proyek tersebut juga membawa dampak sosial bagi warga terdampak yang harus mencari tempat tinggal baru dan menanggung tambahan biaya hidup akibat harus mengontrak rumah.
Editor : Doni Ramdhani

