Oh...Ternyata Kasus Ini yang Membuat KPK Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

Penyebab terjadinya operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kalimantan Selatan ternyata tak aneh. Apa itu?

Oh...Ternyata Kasus Ini yang Membuat KPK Lakukan OTT di Kalimantan Selatan

INILAHKORAN, Jakarta – Penyebab terjadinya operasi tangkap tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kalimantan Selatan ternyata tak aneh. Apa itu?

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebutkan dugaan korupsi pada peristiwa OTT KPK di Kalimantan Selatan itu terjadi diduga berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa. 

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata terkait dengan OTT yang dilakukan petugas KPK pada Minggu 6 Oktober 2024 malam di Kalimantan Selatan.

“Biasa, perkara PBJ,” katanya. PBJ adalah singkatan dari pengadaan barang dan jasa.

Alexander Marwata enggan memerinci proyek yang diduga dikorupsi. KPK menduga ada kongkalikong dalam pelaksanaan proyek.

“Persekongkolan penunujukan pelaksana proyek dengan permintaan sejumlah fee oleh penyelenggara negara menjadi praktik yang lazim dalam PBJ,” ucap Alex.

Diketahui, tim penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu (6/10) malam.

Informasi kegiatan penyidik KPK tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

“Benar, KPK melakukan giat penangkapan," kata Ghufron saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu malam.

Namun Ghufron belum menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas penyelenggara negara yang terjaring operasi tersebut, termasuk soal detail perkaranya.

Sejak pemeriksaan pada Minggu malam, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di Polres Banjarbaru hingga saat ini.

Sebelumnya, pihak Polres Banjarbaru jajaran Polda Kalimantan Selatan membenarkan penyidik KPK menggunakan ruangan untuk pemeriksaan.

“Ada ruangan Polres Banjarbaru yang dipakai KPK untuk keperluan pemeriksaan," kata Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Haris Wicaksono kepada pewarta di Markas Polres Banjarbaru, Senin dinihari.

Haris tidak menjelaskan secara rinci keperluan pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK tersebut. (*)


Editor : Zulfirman