Okupansi Hotel di Kawasan Puncak Meningkat 70 Persen Dibanding Tahun Lalu
Jika okupansi hotel di Kawasan Puncak pada tahun lalu hanya 50 persen, kini meningkat hingga rata-rata 70 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Tingkat okupansi atau hunian hotel di kawasan Puncak pada liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini meningkat dibandingkan Tahun 2024 lalu.
Jika okupansi hotel di Kawasan Puncak pada tahun lalu hanya 50 persen, kini meningkat hingga rata-rata 70 persen.
Sekretaris Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto mengungkapkan sejumlah faktor meningkatnya okupansi hotel - hotel di Kawasan Puncak.
"Saya melihat perekonomian masyarakat membaik, walaupun belum seperti 5 tahun lalu, sehingga okuvansi hotel - hotel di Kawasan Puncak meningkat dan mencapai rata - rata 70 persen," ungkap Boboy Ruswanto kepada wartawan, Minggu, 28 Desember 2025.
Boboy Ruswanto memperkirakan, meningkatnya okupansi hotel - hotel di Kawasan Puncak bisa selama lima pekan, dari Tanggal 19 Desember hingga 11 Januari.
"Grafik okupansi hotel - hotel di Kawasan Puncak meningkat, kalau weekend bisa lebih dari 80 persen kalau weekday minimap 50 persen, dan rata-rata mencapai 70 persen. Saya memprediksi tigkat okuvansi hotel meningkat hingga akhir masa liburan sekolah," terang Boboy Ruswanto.
Ia menambahkan, bahwa untuk hotel - hotel bintang empat, tingkat okuvansinya bisa mencapai 100 persen pada malam pergantian Tahun Baru 2026
Hal itu, karena mereka memiliki agenda hiburan khusus dan menjual paket menginap di hotelnya.
"Top okupansi hotel, baik bintang 4 maupun bintang 3 tetap di malam Tahun Baru 2026, masing - masing hotel sudah memiliki agenda hiburannya," tambahnya.***
Editor : Bsafaat
