WN Belanda Ditemukan Meninggal di Bathtub Hotel Grand Preanger Bandung
WN Belanda Maria Suzanna ditemukan meninggal dunia di bathtub Hotel Grand Preanger Bandung. Polisi menyatakan tidak menemukan tanda kekerasan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Seorang Warga Negara (WN) Belanda bernama Maghyn alias Maria Suzanna (67) ditemukan meninggal dunia di dalam bathtub kamar Hotel Grand Preanger, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (20/9/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat korban melakukan check-in di hotel bersama dua kerabatnya, Ronald Adrian (63) dan Elfiera Akerina (58), sekitar pukul 14.00 WIB.
Korban menempati kamar nomor 236, sedangkan kedua kerabatnya berada di kamar 238 yang saling terhubung atau connecting room.
Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh kerabatnya yang hendak mengecek kondisi korban sekitar pukul 17.30 WIB.
"Saat saksi masuk ke kamar 236, korban tidak ada di ruangan. Namun, saksi melihat ada genangan air di karpet yang mengalir dari kamar mandi. Saat dicek ke dalam kamar mandi, korban ditemukan sudah tergeletak di bathtub dengan posisi badan terendam air," ungkap Anton, Senin (21/9/2026).
Mengetahui kondisi tersebut, saksi langsung menghubungi pihak manajemen hotel. Petugas hotel, Mohamad Adhar, kemudian memberikan pertolongan pertama, namun korban tidak merespons.
Informasi kejadian selanjutnya diteruskan ke layanan darurat PSC 112 pada pukul 18.13 WIB. Tak lama kemudian, ambulans tiba di lokasi dan mengevakuasi korban ke RS Santosa Bandung.
Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter jaga di RS Santosa, Maria Suzanna dinyatakan telah meninggal dunia.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Terkait penyebab kematian WN Belanda yang lahir di Bandung tersebut, kepolisian menyatakan belum menemukan indikasi tindak kejahatan.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP oleh tim Inafis, sama sekali tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban ataupun dugaan tindak pidana. Kasus ini murni meninggal dunia, dan jenazah sudah berada di rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," pungkas Anton.
Editor : Ahmad Sayuti

