Ratusan Kasus Orang Hilang Salah Ditangani, Kepala Kepolisian Jeju Korsel Minta Maaf

Kepala Kepolisian Pulau Jeju, Korea Selatan minta maaf atas kasus orang hilang di wilayahnya.

Ratusan Kasus Orang Hilang Salah Ditangani, Kepala Kepolisian Jeju Korsel Minta Maaf
Kepala Kepolisian Jeju, Korea Selatan.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini terungkap bahwa sebangak 298 kasus orang hilang di Pulau Jeju telah salah ditangani oleh pihak Kepolisian setempat.

Hal ini terungkap usai kasus 4 orang hilang yang ditemukan dalam keadaan meninggal di Pulau Jeju, Korea Selatan (Korsel).

Kepala Badan Kepolisian Provinsi Jeju menyampaikan permintaan maaf publik pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, atas kesalahan penanganan kasus orang hilang oleh Kepolisian, yang baru-baru ini terungkap menyusul kematian 4 orang di Pulau wisata selatan tersebut.

"Saya dengan tulus meminta maaf kepada dua orang yang tidak dapat bersatu kembali dengan keluarga mereka dan kepada keluarga yang ditinggalkan," tutur Ko Pyeongki dalam rapat komando di instansi tersebut. 

"Saya merasakan tanggung jawab yang mendalam sebagai kepala polisi yang bertanggung jawab atas keamanan publik di Jeju," ungkapnya.

Permintaan maaf itu disampaikan setelah seorang petugas polisi ditangkap 13 hari lalu karena dicurigai menutup kasus Jang Mi Ran (37 tahun) yang ditemukan meninggal pada hari Senin, 24 Agustus 2026, lebih dari tiga bulan setelah pertama kali dilaporkan hilang. 

Petugas tersebut juga dicurigai melakukan kesalahan penanganan kasus seorang pria berusia 60-an yang ditemukan meninggal pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026.

Selama pertemuan tersebut, Ko Pyeongki berjanji untuk menyelidiki kasus-kasus tersebut secara menyeluruh agar tidak ada kecurigaan yang belum terselesaikan dan untuk mengungkapkan hasilnya secara penuh.

Dia juga berjanji akan melakukan penyelidikan ulang secara menyeluruh terhadap semua kasus orang hilang di Jeju, serta membangun pengamanan berlapis untuk mencegah kelalaian serupa di masa mendatang.***


Editor : Irma Nurfajri