Polisi jadi Tersangka saat 310.000 Kasus Orang Hilang di Jeju Ditutup dengan Sengaja

Saat ini polisi akan meninjau kembali 310.000 kasus orang hilang di Korea Selatan terutama di Jeju.

Polisi jadi Tersangka saat 310.000 Kasus Orang Hilang di Jeju Ditutup dengan Sengaja
Kasus orang hilang di Pulau Jeju yang ditemukan meninggal.

INILAHKORAN, Bandung - Pulai Jeju saat ini tengah menjadi viral di media sosial usai terungkapnya 4 orang yang hilang ditemukan meninggal dunia.

Kini kepolisian berencana melakukan peninjauan komprehensif terhadap sekitar 310.000 kasus orang hilang yang ditutup selama tiga tahun terakhir menyusul kontroversi seputar kasus orang hilang di Pulau wisata Jeju.

Badan Kepolisian Nasional (NPA) sedang menyiapkan serangkaian langkah yang bertujuan untuk merombak sistem investigasi orang hilang, dengan peninjauan yang dijadwalkan selesai pada bulan November.

Lembaga tersebut akan mengidentifikasi kasus-kasus yang dianggap sangat rentan terhadap penutupan yang tidak tepat dan memeriksa kembali apakah orang hilang tersebut aman dan apakah kasus-kasus tersebut ditangani dengan tepat.

Jika peninjauan mengungkap kasus-kasus yang diduga telah ditangani secara tidak tepat atau tidak memadai, NPA akan segera membuka kembali penyelidikan dan melaporkan temuan tersebut kepada otoritas regional yang relevan.

Lembaga kepolisian provinsi dan metropolitan juga akan meninjau kasus-kasus yang ditutup oleh kantor Polisi di wilayah hukum mereka setiap minggu dan memerintahkan penyelidikan ulang jika diperlukan.

Langkah ini diambil setelah seorang petugas Polisi diketahui menutup kasus orang hilang pada bulan Mei tanpa memastikan keselamatan wanita tersebut. 

Jenazahnya ditemukan hampir empat bulan setelah Polisi melancarkan pencarian intensif untuknya minggu lalu.***


Editor : Irma Nurfajri