Warganet Ceritakan Pengalaman Liburan di Pulau Jeju, Banyak Hal Mencurigakan Terjadi?
Banyak warganet bercerita pengalaman janggal yang mereka alami saat berkunjung ke Pulau Jeju.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Nama Pulau Jeju saat ini tengah menjadi perhatian di media sosial setelah terungkapnya kasus orang hilang yang ditemukan meninggal.
Tidak hanya ada 4 orang yang hilang dan ditemukan meninggal, namun polisi yang menangani kasus tersebut telah menutup 298 kasus orang hilang tanpa kejelasan.
Kini kasus tersebut tengah menjadi kabar yang panas di Korea Selatan hingga menarik perhatian Warganet di media sosial.
Banyak Warganet di media sosial terutama di X menceritakan pengalaman mereka saat berlibur dan mengunjungi Pulau Jeju.
"Dulu waktu pergi traveling ke Jeju, malam harinya ke rumah makan daging panggang yang terkenal, abis makan dan mau balik ke penginapan, eh ibu pemiliknya keluar dan nanya, 'Mau jalan kaki ya?' Jadi aku bilang, 'Iya, penginapan deket dari sini, jalan kaki aja'.
Tapi dia bilang, 'Nggak boleh gitu,' terus ngotot mau anter pake mobil. Akhirnya karena susah nolak kebaikan terus-terusan, ya naik deh.
Sambil nganter, dia cerita, 'Di sini sekarang orangnya udah sepi banget, kasus pembunuhan juga banyak, orang hilang juga banyak. Tapi ya semua pada dibungkam aja.'
Terus lanjut ceritanya, 'Orang-orang yang hilang itu semuanya turis. Turis kan keliatan banget tuh sebagai turis, jadi kayaknya sengaja dibidik gitu.'
Sambil ngasih peringatan, katanya meskipun penginapan deket banget, tetep naik taksi aja buat keliling, terus nganter sampe depan penginapan dan pulang...
Kayaknya tempat yang sering nganter tamu-tamu, dan karena terkenal banget, orang-orang yang tahu pasti paham."
"BUAT YANG BERENCANA LIBURAN KE KORSEL ESPECIALLY Jeju, PLS BACA INI!!!
jadi di Jeju itu ternyata banyak banget kasus orang hilang dan kasus pembunvhan tapi beritanya disembunyikan, tau-tau ketemu m4yatnya aja.
OP ini cerita: dulu waktu liburan ke Jeju, dia makan ke restoran daging terkenal. pas mau pulang, tiba-tiba pemilik resto (ibu-ibu) itu melarang OP buat pulang jalan kaki dan maksa OP untuk naik mobilnya aja.
Karena nggak enak, OP akhirnya jadi nebeng di mobil pemilik resto itu. selama diperjalanan, pemilik resto cerita kalau di area tsb sudah banyak orang hilang, pokoknya banyak banget kasus orang hilang/pembunvhan, tapi berita itu ditutupi/disembunyikan.
Pemilik resto juga ngasih tau kl yang hilang itu semuanya pasti wisatawan/turis, soalnya kan keliatan bgt kl mereka turis, jadi emang sengaja 'diincar'.
Pemilik resto itu jg nyaranin better naik taxi, meskipun jarak ke penginapan itu dekat. terus quote RT dari tweet ini juga banyak bgt yang nyaranin untuk bawa mobil sendiri, soalnya emang se bahaya itu."
"Sekarang, saat mayat-mayat orang hilang di Jeju ditemukan, muncul cerita tentang perdagangan manusia, jadi tiba-tiba ingat tangkapan layar ini;
Di Instagram, ada orang Indonesia yang bilang
ada kejadian perdagangan manusia di Pulau Jeju,
tolong bantu, dia sendiri akan melaporkan ke media, dan juga ke kantor imigrasi."
"Pergi ke Jeju tahun lalu dan menemukan ini di pantai di sebuah Pulau kecil… mungkin itu benar-benar mayat"
"Jadi inget pas bln Januari ke Jeju, diikutin truk putih bau kaporit yg udh mondar mandir 3 kali. Ceritanya abis dr kafe jeruk mau pulang nunggu bis di halte.
Tapi krna udh 20 menit ga dtg bisnya jadi ngide liat maps untuh pindah halte lain dan diarahin utk jalan kurleb 10mnt."***
Editor : Irma Nurfajri

