Tak hanya Warlok, Seorang WNI Laporkan Banyak Orang Indonesia juga Hilang di Jeju??
Seorang WNI juga melaporkan banyak orang Indonesia yang hilang di Pulau Jeju terlibat dalam perdagangan manusia.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Usai kasus orang hilang yang ditemukan meninggal di Pulau Jeju, kini ada seorang Warga Negara Indinesia (WNI) terkait kasus serupa di Korea Selatan.
Seorang WNI melaporkan kasus orang hilang yang diduga terlibat dalam kasus perdagangan manusia di Jeju melalui komentar di salah satu postingan berita media Korea di Instagram.
WNI yang miliki nama aku @kioyyx_ bercerita jika dia ingin melaporkan kasus perdagangan manusia yang ada di Jeju, kemudian salah satu warga Korsel yang bernama aku @cholok_villa memberi saran jika korbannya sudah banyak maka harus lapor ke kedutaan masing-masing
@kioyyx_ ini udah mengaku dirinya sudah melapor ke kantor imigrasi dan orang asing Jeju, namun sudah satu bulan berlalu dan tidak ditindaklanjuti.
Dia juga sudah lapor ke kedutaan besar Indonesia di Korsel namun katanya kasus pidana harus dilaporkan oleh korban langsung.
Tapi masalahnya, kebanyakan korbannya itu imigran ilegal yang takut untuk melakukan speak up dan melapor ke pihak berwajib.
Banyak yang menyebutkan bahwa saat ini banyak imigran illegal di Pulau Jeju yang berasal dari Indonesia yang jumlahnya ratusan hingga ribuan orang.
Dan orang yang mengirim mereka juga WNI dengan memberi iming-iming gaji 7 juta won per orang (sekitar Rp89 juta).
Pemilik akun Instagram @kioyyx_ yang kini akunnya telah dinonaktifkan juga berkata jika dia memiliki bukti atas tindakan illegal si pelaku tersebut.
Sampai saat ini belum diketahui kepastian lebih lanjut karena pemilik akun @kioyyx_ yang mengaku orang Indonesia ini belum kembali membuka suaranya.***
Editor : Irma Nurfajri

