Olahraga Lari Malam saat Ramadan Bagus atau Bahaya untuk Kesehatan?

Olahraga lari di malam hari ternyata tidak baik karena bisa berpengaruh buruh pada tubuh dan kesehatan.

Olahraga Lari Malam saat Ramadan Bagus atau Bahaya untuk Kesehatan?
Ilustrasi olahraga lari malam.

INILAHKORAN, Bandung - Di bulan suci Ramadan ini, mungkin banyak orang memilih melakukan olahraga di malam hari seperti lari.

Akan tetapi, apakah lari di malam hari baik untuk tubuh atau malah sebaliknya, dan apakah ini berpengaruh pada puasa Ramadan di siang hari?

Menurut Ketua PDGKI Aceh, dr. Irvan Nauval, waktu terbaik untuk olahraga lari ada 2 waktu yang baik.

Pertama setelah subuh cukup dengan melakukan jalan santai agar cairan dalam tubuh selama puasa tidak terkuras.

Kedua sore hari sebelum berbuka puasa, 30-60 menit sebelum berbuka, dan ini termasuk intensitas ringan.

Kedua waktu ini sangat baik untuk olahraga lari karena bisa mengurasi risiko dehidrasi, tubuh tetap bugar tanpa kelelahan dan ibadah tetap optimal.

Justru, olahraga lari di malam hari saat Ramadan sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa berpengaruh saat menjalani ibadah puasa.

Hal ini dikarenakan tubuh memiliki ritme sirkadian, siang untuk aktivitas dan malam untuk istirahat.

Bahaya olahraga malam

olahraga di malam hari terutama lari bisa menyebabkan beberapa bahaya bagi tubuh dan kesehatan.

1. Mengganggu sistem tubuh.

2. Memicu kelelahan berlebih.

3. Meningkatkan risiko gangguan jantung.

Maka dari itu, jangan pernah korbankan waktu istirahatmu di malam hari untuk berolahraga yang justru malah membuat tubuh tidak sehat.***


Editor : Irma Nurfajri